Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Israel Gencar Menanam Pohon Ghargad, di Sebut Bisa jadi Pelindung Kaum Yahudi.

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|10:07 WIB
Bagikan:
Israel Gencar Menanam Pohon Ghargad, di Sebut Bisa jadi Pelindung Kaum Yahudi.
Israel Gencar Menanam Pohon Ghargad, di Sebut Bisa jadi Pelindung Kaum Yahudi. (Sumber Foto Vision Islam Media)

PASUNDAN EKSPRES- Di tengah konflik yang berkepanjangan di tanah Palestina, tanaman yang menarik perhatian banyak orang adalah ghargad.

Tanaman ini telah menjadi subjek diskusi yang hangat, terutama dengan intensitas penanaman yang dilakukan oleh komunitas Yahudi.

Terutama melalui situs resmi seperti jnf.com yang melaporkan penanaman hingga 220 juta pohon.

Namun, apa yang membuat tanaman ini begitu penting, dan mengapa penanamannya memicu perdebatan yang begitu intens?

Untuk memahami hal ini, kita perlu melihat lebih dalam ke dalam asal-usul dan makna tanaman ghargad dalam konteks agama dan konflik di wilayah tersebut. Secara historis, tanaman ghargad memiliki konotasi yang kaya dalam tradisi Yahudi.

Dalam ajaran agama terdapat keyakinan bahwa selama perang akhir zaman, segala sesuatu di alam semesta, termasuk tanaman dan batu, akan memberikan dukungan kepada umat Islam.

Konon, hanya tanaman ghargad yang tidak akan mengkhianati keberadaan kaum Yahudi, seperti yang diungkapkan dalam hadis.

Dalam konteks konflik tanah di Palestina, penanaman besar-besaran tanaman ghargad oleh komunitas Yahudi mungkin dipandang sebagai langkah strategis untuk menguasai lahan dan menetapkan keberadaan mereka.

Dengan tanaman ghargad yang diyakini tidak akan mengkhianati, ini bisa menjadi cara bagi komunitas Yahudi untuk menandai tanah yang dianggap sebagai milik mereka.

Namun, hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang dampak lingkungan dan konsekuensi ekologis dari penanaman besar-besaran tanaman ini.

Apakah penanaman ghargad ini hanya sebagai bentuk strategi politik, ataukah juga memperhatikan keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan lingkungan?

Selain itu, kita juga perlu mengkaji keterlibatan teknologi dalam kesuksesan komunitas Yahudi dalam menanam tanaman ghargad.

Kemajuan teknologi pertanian mungkin telah memberikan mereka keunggulan dalam mengelola lahan dan merawat tanaman secara efisien, yang pada gilirannya memperkuat dominasi mereka dalam pemanfaatan tanah di Palestina.

Namun, di tengah semua kontroversi ini, penting bagi kita untuk melihat kedua sisi cerita dengan bijak.

Dengan demikian, dalam menghadapi kompleksitas konflik di Palestina, kita perlu memperhatikan tidak hanya aspek politik dan agama, tetapi juga dampak lingkungan dan teknologi dalam penanganan tanah dan sumber daya alam.

Hanya dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, kita dapat mencapai pemahaman yang lebih mendalam dan solusi yang lebih baik bagi semua pihak yang terlibat.

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline47 menit lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline54 menit lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline1 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle4 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle5 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle6 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional6 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle7 jam lalu