Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dari Salju Menjadi Hijau, Tranformasi Dramatis Antartika

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|14:42 WIB
Bagikan:
Dari Salju Menjadi Hijau, Tranformasi Dramatis Antartika
Dari Salju Menjadi Hijau, Tranformasi Dramatis Antartika (Image From: News - - University of Exeter)

PASUNDAN EKSPRES - Antartika mengalami penghijauan. Antartika yang merupakan benua paling dingin di dunia harus mengalami yang namanya penghijauan pada tingkat yang dramatis karena pemanasan global.

Hal tersebut diungkapkan oleh para ilmuwan dalam sebuah penelitian baru-baru ini.

Antartika Alami Penghijauan

Dalam penelitian yang dilakukan, menunjukkan bahwa tutupan vegetasi di seluruh Semenanjung Antartika telah meningkat lebih dari sepuluh kali lipat selama empat dekade terakhir. 

“Lanskap ini masih hampir seluruhnya didominasi oleh salju, es, dan batu, dengan hanya sebagian kecil yang dijajah oleh kehidupan tanaman,” kata salah satu penulis studi, Thomas Roland, dari University of Exeter di Inggris, dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari USA Today, Selasa (15/10).

Roland menambahkan lanskap tersebut kini telah tumbuh dengan menunjukkan bahwa adanya hutan belantara yang luas.

BACA JUGA: PBB Dukung Pasukan Penjaga Perdamaian Lebanon setelah Serangan Israel

BACA JUGA: Gurun Sahara Banjir Pertama Kalinya, Hujan Deras 24 Jam

Keadaan yang terjadi terpangaruh oleh perubahan iklim antropegenik (yang disebabkan oleh manusia).

Penghijauan di Semenanjung Antartika meningkat dari kurang dari 1,1 mil persegi pada tahun 1986 menjadi hampir 14,3 mil persegi pada tahun 2021.

Antartika semakin panas, dan itu membuatnya terlihat lebih hijau. Menurut sebuah studi, suhu di Antartika telah naik dalam 60 tahun terakhir.

Pemanasan ini paling terasa di Antartika Barat dan Semenanjung Antartika, dan terjadi jauh lebih cepat dibandingkan dengan pemanasan di seluruh dunia.

Secara khusus, suhu di Semenanjung Antartika telah meningkat lebih dari 5 derajat Fahrenheit sejak tahun 1950, yang merupakan kenaikan jauh lebih besar dibandingkan dengan tempat lain di dunia. Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Geoscience.

Semenanjung Antartika mengalami pemanasan yang lebih cepat daripada rata-rata global, dan kejadian cuaca panas ekstrem menjadi semakin sering terjadi di daerah tersebut. 

Penelitian ini menunjukkan bahwa penghijauan di Antartika akan terus bertambah.

Olly Bartlett, salah satu penulis studi dari University of Hertfordshire, mengatakan, Tanah di Antartika sebagian besar tidak subur atau bahkan tidak ada.

Namun, peningkatan jumlah tanaman ini akan menambah bahan organik dan membantu pembentukan tanah. Ini bisa membuka kesempatan bagi tanaman lain untuk tumbuh. 

Namun, ini juga meningkatkan risiko masuknya spesies asing yang invasif, yang mungkin dibawa oleh turis, ilmuwan, atau pengunjung lainnya ke benua ini.

(ipa)

Berita Terbaru

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang40 menit lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional10 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang12 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang12 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu