PASUNDAN EKSPRES - Umat Muslim di Indonesia sebentar lagi akan menyambut bulan Ramadhan, simak informasi awal puasa Ramadhan 2025 menurut Muhammadiyah, NU dan pemerintah.
Bulan Ramadhan merupakan momen penting bagi umat Islam untuk menjalankan puasa dan mengerjakan ibadah lainnya agar mendapat pahala.
Hal ini tercantum dalam Surat Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan tentang dalil kewajiban untuk berpuasa:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
yâ ayyuhalladzîna âmanû kutiba ‘alaikumush-shiyâmu kamâ kutiba ‘alalladzîna ming qablikum la‘allakum tattaqûn
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Di Indonesia, penetapan awal Ramadhan dilakukan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag).
Selain pemerintah, beberapa organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan awal Ramadhan dengan menggunakan metode masing-masing.
Kendati demikian, masyarakat perlu mengetahui penetapan awal puasa Ramadhan 1446 H / 2025 M menurut pemerintah, Muhammadiyah dan NU.
Bagi yang ingin mengetahui informasi ini, simak selengkapnya informasi awal puasa Ramadhan 2025 menurut Muhammadiyah, NU dan pemerintah.
Penetapan Awal Puasa Ramadhan 2025 menurut Muhammadiyah
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025.
Penetapan 1 Ramadhan 1446 H didasarkan pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Maklumat PP Muhammadiyah tentang awal Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1446 H.
Adapun penetapan awal Ramadhan 1446 H tertuang dalam kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT) yang diterbitkan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Muhammadiyah juga telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1446 H jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025.
Penetapan Awal Puasa Ramadhan 2025 menurut Pemerintah
Pemerintah hingga saat ini belum mengumumkan secara resmi penetapan awal puasa 1 Ramadhan 1446 H.
Adapun Kementerian Agama akan menggelar pemantauan hilal (rukyatulhilal) awal Ramadan 1446 H pada Jumat, 28 Februari 2025.
Pemantauan ini untuk menentukan awal Ramadhan 1446 H/2025 M yang akan dilakukan pada 125 titik di seluruh Indonesia.
Sementara itu, sidang isbat juga digelar pada hari yang sama yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta.
Sidang isbat akan mempertimbangkan berdasarkan data hisab dan verifikasi rukyatul hilal, dengan kriteria MABIMS yang menetapkan bahwa hilal dianggap terlihat jika berada di ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.
Keputusan yang dihasilkan akan menjadi dasar penetapan awal Ramadan 1446 H di Indonesia.
Penetapan Awal Puasa Ramadhan 2025 menurut NU
NU juga belum mengumumkan penetapan awal Ramadhan 2025. NU akan menentukan awal puasa Ramadhan melalui Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU).
Penentuannya menggunakan metode yang sama dengan pemerintah yakni rukyatul hilal dan hisab.
Kemungkinan jadwal puasa versi NU diumumkan bersamaan dengan pemerintah.
(inm)