Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dihadapi Berbagai Masalah, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang Optimis Capai Target PAD Rp1 Miliar

H
HubaEditor: Huba
|09:40 WIB
Bagikan:
Dihadapi Berbagai Masalah, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang Optimis Capai Target PAD Rp1 Miliar
NELAYAN: Aktivitas nelayan di Pantura Subang, beberapa waktu lalu. Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang tetap optimis kejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1 miliar pada tahun 2024.

SUBANG-Dihadapi berbagai permaslahan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang tetap optimis kejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1 miliar pada tahun 2024. Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang, Budi Rakhman mengungkapkan beberapa permasalahan perikanan tangkap yang saat ini terjadi. 

"Cuaca saat ini sulit diprediksi, karena cuaca di laut beda dengan di darat. Apalagi menurut informasi BMKG dari awal tahun sampai dengan pertengahan tahun gelombang laut sangat tinggi yang membuat nelayan dengan perahu kecil sulit melaut," ucapnya. 

Ia menambahkan, bahwa kebetulan di Subang ini didominasi oleh kapal perikanan yang ukurannya kecil di sekitar 5 GT ke bawah. 

Selain itu, Budi mengatakan Subang juga masih mengandalkan produksi dari kapal-kapal pendatang dari luar Kabupaten Subang yang notabene berukuran besar dengan rata-rata di atas 20 GT. 

Akan tetapi adanya pedangkalan sedimentasi di beberapa muara sungai membuat akses keluar masuk alur sungai menjadi terhambat. 

"Sampai dengan saat ini di muara-muara sungai kita ini terjadi pedangkalan sedimentasi yang cukup tinggi, sehingga kapal-kapal besar di atas 10 GT itu akan sulit sekali keluar ataupun masuk alur sungai," ucapnya. 

Dirinya menambahkan akses kapal melalui muara sungai tersebut harus dilakukan, sebab posisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di Subang harus masuk ke alur sungai dan tidak ada di bibir pantai. 

Oleh sebab itu, Dinas Keluatan dan Perikanan Subang bekerjasama dengan Dinas PUPR untuk mulai melakukan normalisasi muara sungai di Subang. 

"Solusi yang sudah kita laksanakan adalah bekerja sama dengan PUPR untuk menormalisasi muara sungai dan saat ini baru satu muara sungai di Desa Blanakan, sedangkan yang lainnya masih belum," ucapnya. 

Dinas Kelautan dan Perikanan Subang juga telah berupaya ke pihak Kementerian terkait untuk mengajukan alat berat. Subang sendiri memiliki 8 TPI yang artinya terdapat 8 muara sungai yang harus diatasi. 

Di samping itu, adanya bakul-bakul liar yang ada juga masih menjadi permasalahan. Ia mengungkapkan para bakul liar tersebut masih belum 100 persen dapat ditertibkan. 

"Kalau tertib 100 persen memang belum, masih ada. Hanya saja kita selalu melakukan pembinaan dan menginformasikan kepada mereka terutama kepada para nelayan untuk selalu melelangkan ikannya di TPI," ucapnya. 

Budi juga bilang para pengurus TPI yang ada pun terus diberikan pengarahan agar turut ikut serta membantu merangkul bakul-bakul liar tersebut. 

Hal-hal tersebutlah yang membuat produksi ikan di TPI menurun sehingga berdampak pada menurunnya retribusi yang didapatkan. 

Hingga berita ini ditulis, PAD yang didapatkan baru di bawah 30 persen dari target yang ditetapkan Rp1 miliar. (fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang2 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline6 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline6 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline6 jam lalu
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle8 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle10 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle11 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle12 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional12 jam lalu