SUBANG-Jaka Septya Arizona perwakilan Tim Pemenangan Asep Rochman Dimyati (ARD)-Lina Marliana mengomentari hasil survei Pilkada Subang yang dilakukan Indikator Politik.
Menurut Jaka, hasil survei ini menjadi cerminan yang penting bagi tim untuk meningkatkan kinerja politik mereka menjelang hari pemungutan suara pada 27 November mendatang.
“Adalah hal yang wajar jika seorang incumbent memiliki popularitas dan elektabilitas yang lebih tinggi. Namun, motivasi ini menjadi bagi kami untuk bekerja lebih keras,” ujar Jaka.
Namun, melihat hasil survei terbaru ini, Jaka optimis bahwa pasangan Asep-Lina (ASLINA) dapat mengejar ketertinggalan untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas.
Diketahui, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei Pilkada Subang pada Minggu siang (13/10) secara daring.
Hasilnya pasangan Ruhimat dan Aceng Kudus meraih 67,7 persen dukungan. Disusul Asep Rochman Dimyati dan Lina Marliana sebesar 16,8 persen, dan Reynaldi Putra dan Agus Masykur Rosyadi sebesar 6,9 persen.
Peneliti Utama Indikator Prof Burhanuddin Muhtadi menjelaskan mengenai kemungkinan pemilih mengubah pilihannya.
Sebesar 71,5 persen mengaku sangat kecil dan kecil kemungkinannya untuk mengubah pilihannya. Kemudian, sebesar 24,2 persen sangat besar dan cukup besar kemungkinannya untuk mengubah kemungkinannya.
Dalam rilis hasil survey ini juga terungkap soal keterkanalan para calon. Ruhimat dikenal 91,1 persen, Asep Rochman Dimyati 47,5 persen, Agus Masykur 35,9 persen.
Kemudian Aceng Kudus 26,3 persen, Lina Marliana 22,3 dan Reynaldi 20 persen. Survei ini melibatkan 400 orang responden. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error 5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survey dilakukan pada 6-13 September 2024.(hdi/ysp)