Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kontroversi Federasi Sepak Bola Prancis Tentang Larangan Pemain yang Berpuasa.

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|18:04 WIB
Bagikan:
Kontroversi Federasi Sepak Bola Prancis Tentang Larangan Pemain yang Berpuasa.
Kontroversi Federasi Sepak Bola Prancis Tentang Larangan Pemain yang Berpuasa. (Sumber Foto Holopis.com)

PASUNDAN EKSPRES- Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) baru-baru ini kembali menjadi sorotan jagat sepak bola dengan penerapan aturan yang kontroversial.

Aturan tersebut melarang para pemain muslim di Timnas Prancis, baik level junior maupun senior, untuk menjalankan puasa Ramadan.

Keputusan ini menimbulkan kehebohan di kalangan pemain muslim, yang merasa bahwa agama dan kepercayaan mereka tidak dihormati.

Salah satu pemain yang menegaskan ketidaksetujuannya terhadap aturan baru ini adalah Maham Dudyawara, yang memilih untuk meninggalkan Timnas Prancis demi menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk.

Tindakan ini mencerminkan ketidaknyamanan yang dirasakan oleh sejumlah pemain muslim lainnya di dalam tim.

Presiden FFF, Philippe Dialo, dalam sebuah wawancara dengan harian lokal Levigaro, membela keputusan tersebut dengan menyatakan bahwa aturan ini sesuai dengan prinsip netralitas yang diatur dalam undang-undang FFF.

Dialo berpendapat bahwa aturan ini diperlukan untuk memastikan bahwa agama tidak mengganggu operasional tim. Namun, keputusan ini menuai kritik tajam dari sebagian pemain dan pengamat sepak bola.

Mereka berpendapat bahwa larangan berpuasa Ramadan bagi pemain muslim tidak hanya menunjukkan ketidakberpihakan terhadap agama mereka, tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap hak-hak individu dan kebebasan beragama.

Sebagai tanggapan atas kekhawatiran tersebut, FFF mengklaim bahwa larangan berpuasa selama di markas latihan dan selama pertandingan bertujuan untuk menjaga prinsip sekularisme dan netralitas.

Mereka mengacu pada undang-undang internal yang melarang tindakan-tindakan yang dianggap sebagai propaganda agama.

Namun, jika dilihat dari sudut pandang kinerja, beberapa pemain telah membantah anggapan bahwa berpuasa Ramadan dapat mempengaruhi performa mereka.

Contohnya adalah Karim Benzema, mantan penyerang Timnas Prancis dan Real Madrid, yang membuktikan bahwa dia mampu tampil gemilang bahkan ketika sedang berpuasa.

Keberhasilannya mencetak gol penting dalam pertandingan besar, termasuk hattrick melawan Chelsea dan Barcelona, menjadi bukti bahwa kekuatan spiritualnya tidak menghalangi kemampuannya sebagai seorang atlet.

Tidak hanya Benzema, pemain muda seperti Ahmad Dialo dari Manchester United juga telah menunjukkan bahwa berpuasa tidak menghambat kemampuan mereka dalam meraih kemenangan bagi tim mereka.

Dalam situasi ini, penting bagi FFF untuk mempertimbangkan dampak dan implikasi dari keputusan mereka.

Sementara memastikan netralitas dan operasional tim adalah hal yang penting, penghormatan terhadap kebebasan beragama dan hak-hak individu juga harus menjadi prioritas.

Mungkin, solusi yang lebih bijaksana adalah mencari keseimbangan yang mengakomodasi kebutuhan spiritual pemain tanpa mengganggu jalannya tim.

Dengan demikian, sementara debat tentang aturan Ramadan di Timnas Prancis terus berlanjut, penting bagi semua pihak untuk mengutamakan dialog yang konstruktif dan mencari solusi yang dapat menghormati semua pihak terlibat.

Sambil tetap mempertahankan integritas dan prinsip-prinsip sepak bola yang inklusif dan adil.

Berita Terbaru

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional54 menit lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta1 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta1 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat3 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat4 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang4 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional4 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga4 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional4 jam lalu