Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gerhana Matahari Total dan Ledakan Besar, BMKG Mendetil Dampaknya di Indonesia

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|10:13 WIB
Bagikan:
Gerhana Matahari Total dan Ledakan Besar, BMKG Mendetil Dampaknya di Indonesia
Foto/via Screenshot Freepik/kjpargeter

PASUNDAN EKSPRES - Dekat dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri pekan depan, beberapa fenomena luar angkasa yang menarik akan terjadi, yakni gerhana matahari total dan ledakan Matahari yang terjadi secara simultan. 

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), saat gerhana matahari total pada tanggal 8 April 2024, akan terjadi ledakan-ledakan di permukaan Matahari yang akan teramati. 

Hal ini disampaikan berdasarkan informasi dari National Center for Atmospheric Research (NCAR), dimana selama totalitas gerhana matahari, pandangan langsung ke matahari dari Bumi akan terhalang oleh bulan, namun memungkinkan pengamatan sisi tepinya di mana ledakan plasma Matahari akan tampak.

BACA JUGA:Cara Menggunakan WhatsApp Tanpa Koneksi Internet pada HP Ternyata Memungkinkan

"Saat menyaksikan GMT [gerhana matahari total] 8 April 2024, menurut National Center for Atmospheric Research(NCAR) akan terlihat ledakan-ledakan di Matahari, saat totalitas gerhana matahari, pandangan matahari dari Bumi terhalang oleh bulan dan menyisakan sisi tepi. Pada sisi tepi inilah di Bumi bisa menyaksikan tepian plasma Matahari tampak meledak-ledak," kata Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), seperti yang dikutip dari CNBC pada 02 April 2024.

Aktivitas ini mengalami fluktuasi selama siklus 11 tahunan dan mencapai puncaknya pada tahun ini. 

Meskipun belum ada penjelasan pasti tentang penyebab fenomena tersebut, BMKG menyatakan kemungkinan terlibatnya gaya magnetik atau reaksi nuklir dalam Matahari.

Dampak dari ledakan tersebut akan tergantung pada magnitudonya. Di Bumi, dampak yang teramati adalah badai magnet atau geomagnetic storm. 

Hal ini terjadi ketika ledakan di permukaan Matahari, atau korona, mengeluarkan plasma besar yang mengandung partikel bermuatan (angin Matahari) serta medan magnet dengan kecepatan tinggi. 

Ketika plasma ini mencapai magnetosfer Bumi, medan magnetosfer membengkokkan partikel bermuatan tersebut ke arah kutub utara dan selatan Bumi.

Namun demikian, BMKG menegaskan bahwa dampak dari ledakan Matahari terkait dengan badai magnet Bumi cenderung aman bagi Indonesia. 

Hal ini karena Indonesia berada pada lintang rendah, di mana perisai alami Bumi yang melindungi dari radiasi partikel angin Matahari memiliki kekuatan terbesar.

Perlu dicatat bahwa Indonesia tidak akan dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total secara langsung. Fenomena tersebut akan teramati di Meksiko, Amerika Serikat (AS), dan Kanada.

BACA JUGA:Peringatan! Awas Penipuan WhatsApp saat Mendekati Lebaran, Ini Modus yang Sering Terjadi

Proses gerhana matahari total akan dimulai pada pukul 22:42 WIB pada tanggal 8 April 2024 dan berakhir pada pukul 03:52 WIB keesokan harinya.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu