120 Guru SD di Subang Ikuti Pengembangan Karier, Penguatan Pembelajaran Mendalam

PASUNDANEKSPRES.ID - Tingkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar, Sebanyak 120 guru dan tenaga kependidikan (PTK) SD se-Kabupaten Subang mengikuti pengembangan karier bertema Penguatan Pembelajaran Mendalam yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang di Aula PGRI Subang, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kompetensi profesional guru menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.
Kepala Disdikbud Kabupaten Subang Heri Sopandi melalui Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Iwan Achmad Setiawan, menegaskan pentingnya implementasi pembelajaran mendalam di ruang kelas.
“Kami ingin para guru tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengimplementasikan pembelajaran mendalam di kelas. Dengan pendekatan ini, siswa lebih aktif, kritis, dan memahami materi secara komprehensif,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Asep Agus Sulaeman, S.Si., M.T. Dalam pemaparannya, ia menekankan perlunya transformasi pendekatan pembelajaran yang tidak sekadar berorientasi pada penyampaian materi.
Menurutnya, pembelajaran mendalam berfokus pada pemahaman konsep secara menyeluruh sehingga siswa tidak hanya menghafal, tetapi mampu menganalisis, merefleksikan, dan mengaitkan materi dengan kehidupan nyata.
Dalam sesi praktik, peserta mendapat contoh implementasi pembelajaran interaktif dan kolaboratif yang mendorong rasa ingin tahu siswa. Diskusi dan tanya jawab dimanfaatkan guru untuk berbagi pengalaman serta tantangan di sekolah masing-masing.
Disdikbud Subang berharap melalui penguatan kapasitas pendidik ini, kualitas pembelajaran di tingkat SD semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang kritis, kreatif, serta berdaya saing.
"Melalui penguatan kapasitas pendidik ini, siswa tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Upaya ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing di masa depan," pungkasnya. (hdi/ded)
