9 ASN di Subang Diberhentikan dengan Hormat, Satu Orang Absen hingga 350 Hari

PASUNDANEKSPRES.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, Asep Nuroni, mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menjaga kedisiplinan dan integritas, seiring dengan upaya pemerintah dalam memperkuat reformasi birokrasi. Hal itu disampaikan saat apel pagi rutin di Halaman Kantor Bupati Subang, Senin (6/10/2025).
Asep menegaskan, Tim Penegak Disiplin ASN tidak akan ragu menindak pegawai yang terbukti melanggar aturan kedisiplinan.
“Kemarin Tim Penegak Disiplin, yang salah satu anggotanya Pak Kabag Hukum dan Pak Asda 3, telah menjatuhkan sanksi pemberhentian dengan hormat kepada sembilan rekan kita. Ini baru tahap pertama,” ujarnya pada Pasundan Ekspres.
Ia mengakui, keputusan tersebut bukan hal yang mudah, namun penegakan aturan harus tetap dilakukan demi menjaga integritas aparatur sipil negara.
“Kami sebagai Ketua Tim, sejujurnya melakukannya sangat berat secara manusiawi. Tapi disiplin dan aturan harus ditegakkan. Kami juga tidak mau dianggap melakukan pembiaran,” tegasnya.
Asep menambahkan, tim bahkan harus mendatangi keluarga dan kerabat ASN yang bersangkutan sebelum keputusan pemberhentian dijatuhkan.
Menurutnya, pembiaran terhadap pelanggaran disiplin justru akan menimbulkan ketidakadilan bagi ASN yang tetap bekerja dengan baik.
“Hak-hak mereka yang melanggar tetap melekat, sementara rekan yang disiplin haknya sama. Ini tentu tidak adil,” katanya.
Lebih lanjut, Asep mengungkapkan bahwa salah satu ASN yang diberhentikan diketahui tidak masuk kerja hingga 350 hari.
“Mari kita jadikan ini sebagai cermin dan pelajaran. Kita semua telah diberi kepercayaan dengan tanggung jawab masing-masing, dan itu harus dijalankan dengan penuh konsekuensi,” pesannya.
Ia pun berharap tidak ada lagi kasus serupa di masa mendatang, serta meminta seluruh atasan di OPD agar aktif melakukan pengawasan dan saling mengingatkan antarpegawai.
“Saya tekankan, jangan sampai bertambah lagi kasus seperti ini. Jadikan kedisiplinan sebagai budaya kerja ASN Subang,” tutupnya.(fsh/ded)
