Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Aktivitas Land Clearing Kebun Durian di Desa Tenjolaya Dihentikan Sementara

H
Hadi MartadinataEditor: Dobi Maulana
|15:12 WIB
Bagikan:
Aktivitas Land Clearing Kebun Durian di Desa Tenjolaya Dihentikan Sementara
Satpoldam Subang saat berada di Aktivitas land clearing kebun durian di Blok Pasir Bilik, Kampung Cigore, Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang

PASUNDANEKSPRES - Aktivitas land clearing kebun durian di Blok Pasir Bilik, Kampung Cigore, Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, akhirnya diberhentikan sementara.

Penghentian tersebut dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Subang melalui Bidang Penegakan Hukum (Gakkum) PPNS, menyusul adanya aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran mata air.

Bidang Gakkum PPNS Satpol PP Kabupaten Subang, Endang Herianto, mengatakan pemberhentian aktivitas alat berat tersebut dilakukan untuk waktu yang belum dapat ditentukan. Penghentian ini akan berlangsung hingga ada kejelasan dan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait.

“Hari ini kami melakukan pemberhentian sementara aktivitas land clearing berdasarkan aduan masyarakat yang menyebutkan adanya pencemaran mata air yang terindikasi berasal dari kegiatan land clearing,” ujar Endang Herianto kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya, langkah penghentian ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat, sekaligus upaya pencegahan agar dampak lingkungan tidak semakin meluas. Satpol PP Kabupaten Subang dalam hal ini tidak bekerja sendiri, melainkan berkoordinasi dengan unsur kewilayahan.

“Kami bersama-sama dengan Satpol PP, unsur kewilayahan Kecamatan Kasomalang, dan Pemerintah Desa Tenjolaya melakukan penertiban ini,” jelasnya.

Endang menegaskan, aktivitas land clearing tersebut tidak akan diizinkan berlanjut sebelum adanya komitmen yang jelas dari pihak perusahaan atau pengelola kebun durian. Selain itu, pihaknya juga masih melakukan koordinasi untuk memastikan sejauh mana kelengkapan perizinan dan persetujuan lingkungan yang dimiliki.

“Sampai ada komitmen yang jelas, kami akan terus berupaya melakukan koordinasi. Kami ingin mengetahui sejauh mana persetujuan lingkungan yang dimiliki, baik dari unsur kewilayahan maupun Muspika,” katanya.

Dia menambahkan, pemberhentian sementara ini dilakukan sebagai langkah kehati-hatian sambil menunggu kejelasan administratif dan lingkungan dari pihak pengelola.

“Upaya yang kami lakukan saat ini adalah menghentikan terlebih dahulu seluruh aktivitas land clearing ini sampai waktu yang belum bisa dipastikan,” tegas Endang.(hdi)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline9 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga27 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline46 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu