Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Asal Usul Nama Sejarah Subang: Menelusuri Jejak Kota Nanas yang Kaya Budaya

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|14:00 WIB
Bagikan:
Asal Usul Nama Sejarah Subang: Menelusuri Jejak Kota Nanas yang Kaya Budaya
Gerbang masuk kota Subang- Sumber Foto : SUBANG, INILAHNEWS

PASUNDAN EKSPRES - Kabupaten Subang, yang kerap dijuluki Kota Nanas, bukan hanya terkenal karena hasil pertaniannya, tetapi juga memiliki sejarah panjang dan asal-usul nama yang menarik.

Wilayah yang kini berada di bagian utara Provinsi Jawa Barat ini telah mengalami perjalanan panjang sejak masa prasejarah hingga menjadi kabupaten modern seperti sekarang.

Asal Usul Kota Subang

1. Versi Subanglarang

Versi yang paling dikenal menyebutkan bahwa nama "Subang" berasal dari Nyai Subanglarang, seorang tokoh perempuan penting dalam Babad Siliwangi. Ia merupakan putri dari Ki Gedeng Tapa, penguasa di pesisir utara Jawa Barat, dan istri dari Prabu Siliwangi, raja Kerajaan Pajajaran. Subanglarang dikenal sebagai perempuan cerdas dan berpengaruh yang membawa ajaran Islam ke lingkungan kerajaan.

2. Versi Suweng

Versi lain menyatakan bahwa nama "Subang" berasal dari kata "suweng", yaitu perhiasan telinga tradisional. Nama ini diduga muncul karena temuan arkeologis berupa perhiasan di wilayah ini, menandakan peradaban kuno yang sudah mengenal seni dan budaya.

Singkat Sejarah Subang

Masa Prasejarah

Bukti kehidupan manusia prasejarah di Subang ditemukan dari penemuan kapak batu di daerah Kalijati, Bojongkeding, Pagaden, dan Dayeuhkolot. Ini menunjukkan bahwa wilayah Subang telah dihuni sejak zaman batu dan menjadi tempat bermukim manusia purba.

Masa Kerajaan

Pada masa Hindu-Buddha, Subang masuk dalam pengaruh kerajaan besar seperti Tarumanegara, Galuh, dan Pajajaran. Wilayah ini merupakan bagian penting dari jaringan kekuasaan dan perdagangan kerajaan-kerajaan tersebut di Tatar Sunda.

Masa Kolonial

Pada era kolonial, Subang termasuk dalam wilayah Karawang Timur dan berada di bawah kekuasaan Hindia Belanda. Infrastruktur dan perkebunan mulai dibangun pada masa ini. Ketika Jepang menduduki Indonesia pada 1942, Subang juga ikut jatuh ke tangan penjajah Jepang.

Masa Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka, Kabupaten Subang resmi dibentuk pada tahun 1950 berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950. Sejak saat itu, Subang menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat dan berkembang menjadi daerah dengan potensi pertanian dan pariwisata yang menonjol.

Subang Hari Ini

Subang kini dikenal sebagai penghasil nanas terbesar di Indonesia, terutama dari wilayah Cimanggu dan sekitarnya, sehingga mendapat julukan Kota Nanas. Selain itu, Subang juga memiliki beragam kekayaan budaya dan kesenian tradisional, seperti:

Sisingaan: Kesenian yang biasa ditampilkan dalam perayaan sunatan.

Nadran: Upacara adat nelayan sebagai bentuk syukur kepada laut.

Dalam sektor pariwisata, Subang menawarkan beragam destinasi alam seperti:

Air Terjun Ciangin

Pemandian Air Panas Ciater

Pantai Cirewang dan Blanakan

Dengan latar sejarah yang kuat dan budaya yang kaya, Subang bukan hanya kota agraris, tetapi juga penjaga warisan leluhur Tatar Sunda. Potensinya yang besar menjadikannya salah satu kabupaten yang patut diperhitungkan di Jawa Barat.

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle7 menit lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional12 menit lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle56 menit lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle1 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle1 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional2 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional2 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional2 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline2 jam lalu