Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Batas Usia Perangkat Desa 20-42 Tahun

D
Dadan RamdanEditor: Yusup Suparman
|16:57 WIB
Bagikan:
Batas Usia Perangkat Desa 20-42 Tahun
ilustrasi

PASUNDANEKSPRES.ID – Pemerintah Kecamatan Kasomalang mengingatkan seluruh pemerintah desa dan kepala desa agar mematuhi aturan mengenai batas usia perangkat desa sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Penegasan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan sesuai regulasi.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Kasomalang, Mita menegaskan bahwa ketentuan batas usia perangkat desa bukan hanya sebatas aturan administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi desa yang sehat dan produktif.

“Batas usia 20 hingga 42 tahun pada saat pengangkatan adalah bentuk penyaringan awal agar perangkat yang masuk benar-benar berada pada usia produktif,” ujar Mita, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, perangkat desa yang telah diangkat dapat menjalankan tugas hingga usia 60 tahun. Ketentuan tersebut memberikan ruang bagi aparatur desa yang memiliki pengalaman, loyalitas, dan kemampuan kerja untuk tetap mengabdi selama masih memenuhi standar kinerja yang ditetapkan.

Kondisi Perangkat Desa Sesuai Dengan Ketentuan

Ia menjelaskan, kondisi perangkat desa di Kabupaten Subang saat ini pada umumnya masih sesuai dengan ketentuan usia yang berlaku. Karena itu, perangkat desa yang masih aktif bekerja dipastikan belum memasuki batas usia maksimal.

“Jika masih ada perangkat yang aktif bekerja saat ini, dapat dipastikan yang bersangkutan belum mencapai batas usia 60 tahun. Jika ada perangkat desa yang usianya lebih dari 60 tahun, kepala desa wajib memberhentikannya karena secara regulasi sudah tidak memenuhi syarat untuk melaksanakan tugas,” jelasnya.

Selain menegaskan aturan batas usia, pihak Kecamatan Kasomalang juga mengingatkan kepala desa terkait mekanisme pergantian perangkat desa. Menurut Mita, pergantian perangkat desa dimungkinkan dilakukan sesuai regulasi, terutama apabila perangkat yang bersangkutan dinilai memiliki kinerja buruk atau tidak disiplin dalam menjalankan tugas.

Meski demikian, kepala desa tidak dapat langsung memberhentikan perangkat desa secara sepihak. Sebelum mengambil keputusan pemberhentian, kepala desa diwajibkan berkonsultasi terlebih dahulu dengan camat dan mendapatkan persetujuan dari bupati.

“Setelah perangkat desa diberhentikan, kepala desa harus segera membentuk panitia seleksi dan menunjuk perangkat desa lainnya untuk melaksanakan tugas harian sampai diangkatnya perangkat desa yang baru,” katanya.

Mita menambahkan, pengelolaan perangkat desa saat ini mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, kemudian PP Nomor 16 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan UU Desa, serta Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 yang telah diubah melalui Permendagri Nomor 67 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Dengan adanya regulasi tersebut, pemerintah berharap tata kelola sumber daya manusia di tingkat desa dapat semakin tertata dan profesional.

“Saya berharap aparatur yang direkrut benar-benar memenuhi standar usia, kompetensi, dan integritas, sehingga mampu menjadi ujung tombak pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.(dan/ysp)

Berita Terbaru

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Lifestyle5 jam lalu
Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle6 jam lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline6 jam lalu
Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Jawa Barat10 jam lalu
Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga13 jam lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional14 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Nasional14 jam lalu
Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat14 jam lalu
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Headline14 jam lalu