BPBD Subang Bentuk Destana di Desa Tenjolaya, Warga Didorong Siaga Hadapi Potensi Gempa

PASUNDANEKSPRES.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Tenjolaya, Kecamatan Kasomalang, sebagai langkah peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam.
Pembentukan Destana ini merupakan tindak lanjut dari kejadian gempa bumi pada 23 September 2025, yang episentrumnya diduga berada di wilayah Tenjolaya.
Kepala Seksi Rehabilitasi BPBD Subang, Abi Tommy, SKM, mengatakan, pembentukan Destana bertujuan agar masyarakat memiliki kemampuan mitigasi dan kesiapan menghadapi potensi gempa susulan maupun pergerakan tanah di wilayah rawan.
“Kepala Desa Tenjolaya memandang perlu membentuk Destana agar masyarakat lebih siap menghadapi situasi darurat. Karena pergerakan sesar bisa terjadi kapan saja, warga harus dibekali pengetahuan dan kemampuan mitigasi,” ujar Abi Tommy kepada Pasundan Ekspres, Kamis (16/10/2025).
Sebagai bagian dari program ini, BPBD Subang bersama Muspika Kasomalang menggelar pelatihan dan simulasi kebencanaan, khususnya mitigasi gempa bumi. Kegiatan diikuti lebih dari 20 peserta dari unsur BPD, LPM, Karang Taruna, MUI, Linmas, ketua RW dan RT, serta tokoh masyarakat setempat.
Materi pelatihan disampaikan oleh MP Kecamatan Kasomalang Ipa dan JF Kebencanaan BPBD Abi Tommy, meliputi teori dasar kebencanaan, Basic Life Support (BLS), hingga simulasi Resusitasi Jantung Paru (RJP) pada korban bencana. Masyarakat juga diajak melakukan simulasi evakuasi cepat dan aman saat terjadi gempa bumi.
Abi Tommy berharap pembentukan Destana menjadi awal dari penguatan kapasitas masyarakat di wilayah rawan bencana.
“Destana bukan hanya tentang kesiapsiagaan, tapi juga tentang membangun kesadaran dan solidaritas warga dalam menghadapi risiko bencana secara mandiri,” pungkasnya.(hdi/ded)
