Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Mengurus KTP di Pamanukan dengan Mudah, Ini Syarat dan Langkah-Langkahnya

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:00 WIB
Bagikan:
Cara Mengurus KTP di Pamanukan dengan Mudah, Ini Syarat dan Langkah-Langkahnya
Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el)

SUBANG – Mengurus Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) di Pamanukan, Kabupaten Subang, kini bisa dilakukan dengan lebih praktis. Warga yang ingin membuat KTP baru maupun mengganti KTP yang rusak atau hilang perlu menyiapkan dokumen sesuai kebutuhan agar proses pelayanan berjalan lancar.

Salah satu lokasi pelayanan yang dapat menjadi rujukan warga adalah Disdukcapil UPTD Pamanukan di wilayah Pamanukan Hilir. Berdasarkan informasi layanan yang tersedia, kantor tersebut melayani masyarakat pada hari kerja sekitar pukul 08.00–15.00 WIB.

Syarat Membuat KTP Baru

Bagi warga yang baru pertama kali membuat KTP-el, beberapa persyaratan utama yang perlu disiapkan antara lain:

  • Sudah berusia 17 tahun, sudah menikah, atau pernah menikah.

  • Membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK).

  • Melakukan perekaman biometrik, seperti foto, sidik jari, iris mata, dan tanda tangan apabila belum pernah melakukan perekaman.

Ketentuan penerbitan KTP-el baru untuk WNI pada dasarnya mensyaratkan usia 17 tahun atau sudah/pernah menikah serta fotokopi KK. 

Cara Mengurus KTP di Pamanukan

Agar tidak bolak-balik karena berkas kurang, berikut alur sederhana yang bisa diikuti:

1. Siapkan dokumen

Pastikan KK dan dokumen pendukung lainnya sudah tersedia. Jika KTP hilang atau rusak, siapkan dokumen tambahan sesuai kondisi.

2. Datang ke kantor pelayanan

Warga dapat mendatangi Disdukcapil UPTD Pamanukan pada jam pelayanan. Sebaiknya datang lebih pagi agar memiliki waktu yang cukup untuk mengikuti proses administrasi.

3. Sampaikan keperluan kepada petugas

Beritahu petugas apakah pengurusan dilakukan untuk KTP baru, penggantian karena rusak, hilang, perubahan data, atau keperluan lainnya.

4. Ikuti proses perekaman

Bagi pemohon yang belum pernah melakukan perekaman, petugas akan melakukan proses perekaman data biometrik.

5. Tunggu proses penerbitan atau pencetakan

Setelah data dinyatakan lengkap dan sesuai, proses penerbitan atau pencetakan KTP-el dilakukan sesuai mekanisme pelayanan yang berlaku.

Jika KTP Hilang atau Rusak

Untuk KTP yang hilang, masyarakat perlu menyiapkan surat kehilangan dari kepolisian. Sementara untuk KTP yang rusak, KTP-el lama umumnya menjadi salah satu dokumen yang harus dibawa. Ketentuan administrasi tersebut juga tercantum dalam standar pelayanan penerbitan KTP-el. 

Apakah Mengurus KTP Dipungut Biaya?

Tidak. Pengurusan dokumen administrasi kependudukan pada prinsipnya gratis. Karena itu, masyarakat tidak perlu membayar pungutan di luar ketentuan resmi.

Sebagai langkah aman, warga sebaiknya selalu meminta informasi langsung kepada petugas apabila terdapat persyaratan tambahan atau perubahan mekanisme pelayanan.

Tips Agar Mengurus KTP di Pamanukan Tidak Ribet

Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan sebelum berangkat:

  • Cek kembali nama, NIK, dan data dalam KK.

  • Bawa KK dan dokumen asli yang berkaitan dengan keperluan.

  • Datang pada jam pelayanan dan, jika memungkinkan, lebih awal.

  • Untuk KTP hilang, jangan lupa membawa surat kehilangan dari kepolisian.

  • Tanyakan kepada petugas mengenai mekanisme pencetakan apabila proses tidak dapat diselesaikan pada hari yang sama.

  • Simpan nomor kontak atau bukti pelayanan apabila diberikan petugas.

Menariknya, pelayanan administrasi kependudukan di wilayah Pamanukan juga terus dikembangkan. Pada Agustus 2026, UPTD Disdukcapil Subang Wilayah Pamanukan berkolaborasi dengan KUA Pamanukan melalui program “Paket Bulan Madu”, yang memungkinkan pasangan pengantin memperoleh sejumlah dokumen kependudukan baru setelah menikah, termasuk KK dan KTP. 

Dengan menyiapkan persyaratan sejak awal dan mengikuti arahan petugas, pengurusan KTP di Pamanukan bisa dilakukan dengan lebih cepat, tertib, dan tanpa harus bolak-balik

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle7 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat9 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang9 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang9 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang9 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang9 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang9 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang9 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang9 jam lalu