Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dedi Mulyadi Hadapkan Pelaku dan Korban Kasus Pencurian Sepeda Motor di Subang: Satu Per Satu, Jelaskan!

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|09:45 WIB
Bagikan:
Dedi Mulyadi Hadapkan Pelaku dan Korban Kasus Pencurian Sepeda Motor di Subang: Satu Per Satu, Jelaskan!
Dedi Mulyadi Hadapkan Pelaku dan Korban Kasus Pencurian Sepeda Motor di Subang

SUBANG, PASUNDANEKSPRES.ID – Kasus pencurian sepeda motor yang berujung maut di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, memasuki babak yang mengguncang nurani publik. Mantan Bupati Purwakarta yang juga tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung dan mempertemukan para pelaku sekaligus korban dalam tragedi berdarah yang merenggut satu nyawa tersebut.

Dalam pertemuan itu, Kang Dedi Mulyadi (KDM) secara tegas meminta delapan tersangka yang telah ditetapkan polisi untuk menjelaskan peran masing-masing dalam aksi pengeroyokan terhadap dua terduga pelaku pencurian sepeda motor. Pertanyaan KDM dilontarkan satu per satu, tanpa emosi, namun menusuk kesadaran.

Di hadapan KDM, para tersangka akhirnya mengakui bahwa kekerasan dilakukan secara bersama-sama dan berulang kali, hingga korban tak lagi berdaya. Fakta-fakta ini membuka tabir kelam bagaimana amarah massa berubah menjadi aksi brutal yang berujung kematian.

Pemanggilan tersebut dilakukan setelah Polres Subang resmi menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, SH, MH, membenarkan penangkapan tersebut dan menegaskan sikap tegas kepolisian terhadap praktik main hakim sendiri.

“Benar, dalam waktu kurang dari 24 jam kami telah mengamankan delapan orang yang diduga kuat terlibat. Penangkapan dilakukan secara bertahap di rumah masing-masing pelaku,” tegas AKP Bagus.

Hasil pemeriksaan awal mengungkap fakta yang lebih mengejutkan. Kekerasan tidak hanya dilakukan dengan tangan kosong, tetapi juga tendangan bertubi-tubi, pukulan menggunakan balok kayu, hingga tindakan ekstrem lain yang dinilai sangat tidak manusiawi.

“Perannya cukup serius dan beragam. Semua tindakan kekerasan ini menjadi fokus pendalaman penyidik,” ungkapnya.

AKP Bagus memastikan seluruh pelaku kini telah diamankan dan tidak ada pengejaran lanjutan. Penyidik masih mendalami konstruksi perkara dan membuka peluang penerapan pasal berlapis dengan ancaman hukuman berat.

Di akhir keterangannya, kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing emosi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat.

“Tindakan main hakim sendiri hanya akan menambah korban jiwa dan membawa konsekuensi hukum yang berat,” pungkas AKP Bagus Panuntun.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa keadilan tidak pernah lahir dari amarah, dan hukum tetap harus berdiri di atas kemanusiaan

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline20 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga38 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline57 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu