Dinas Pendidikan Subang Fokus Tiga Reformasi Besar Menuju Pendidikan Berkualitas 2029

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Heri Sopandi, menegaskan bahwa ada tiga fokus utama reformasi pendidikan yang tengah dijalankan sesuai visi-misi Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita.
Hal tersebut disampaikan Heri saat membuka Seminar Nasional “Reformasi Pendidikan Kabupaten Subang Menuju Indonesia Maju” di Aula Pemkab Subang, Sabtu (29/11/2025).
Heri mengungkapkan, reformasi pertama menyangkut perbaikan lingkungan pembelajaran. Berdasarkan road map pendidikan Subang, masih terdapat sekitar 2.300 ruang kelas yang berstatus rusak berat, ditambah banyaknya meubeler yang tidak layak serta media pembelajaran digital yang belum memadai.
“Ini diharapkan harus tuntas terselesaikan pada tahun 2029,” tegasnya.
Fokus kedua adalah peningkatan capaian profil lulusan, yang hanya dapat dicapai jika kualitas guru meningkat secara merata di seluruh wilayah.
“Untuk mencapai ini, tentunya perlu meningkatkan kualitas kemampuan guru yang merata dan berkeadilan,” ujar Heri.
Ia menjelaskan bahwa upaya pemerataan dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan. “Setiap guru minimal harus mengikuti 12 kali pelatihan setiap tahun untuk masing-masing mata pelajaran,” lanjutnya.
Reformasi ketiga adalah peningkatan akses layanan pendidikan, terutama melalui penguatan pendidikan inklusi dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan.
“Kegiatannya di antaranya dengan mendata kembali anak yang putus sekolah dan anak tidak sekolah untuk kembali ke sekolah, baik melalui pendidikan formal maupun informal dalam hal ini pendidikan kesetaraan,” jelas Heri.
Dengan tiga langkah strategis tersebut, Dinas Pendidikan Subang menargetkan percepatan kualitas pendidikan yang tidak hanya membenahi infrastruktur, tetapi juga membangun sistem yang merata, inklusif, dan berkelanjutan
