DPMPTSP Subang Dorong Internet Mandiri untuk Perkuat Layanan MPP

SUBANG – DPMPTSP Subang mendorong penyediaan jaringan internet mandiri di Mal Pelayanan Publik (MPP). Langkah tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan pelayanan sekaligus mengantisipasi gangguan jaringan.
Saat ini, MPP Subang memiliki 26 tenant yang melayani hampir 99 jenis layanan umum. Namun, jaringan internet yang digunakan masih bergabung dengan jaringan dinas lainnya.
JF Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda DPMPTSP Subang, Risty Wulandari, mengatakan sejauh ini jaringan internet di MPP relatif lancar dan belum mengalami kendala berarti. Namun, kapasitasnya masih terbatas karena menggunakan jaringan bersama.
“Kalau jaringan internet sih sejauh ini cukup lancar, enggak ada kendala atau error. Cuma memang terbatas, karena sampai hari ini masih bergabung dengan jaringan internet dinas,” ujar Risty, didampingi Sekretaris DPMPTSP Subang Tian Muhartianto.
Menurutnya, kondisi ideal untuk mendukung pelayanan publik yang cukup tinggi adalah dengan memiliki jaringan internet tersendiri.
“Idealnya kita punya internet sendiri,” katanya.
Tian Muhartianto menambahkan, tingginya intensitas pelayanan di MPP membuat kebutuhan jaringan internet yang stabil menjadi sangat penting. Terlebih, jaringan saat ini masih digunakan bersama dengan instansi lain.
“Pelayanan di kita sangat tinggi. Kalau internetnya terbagi-bagi, ya repot. Tapi alhamdulillah sekarang sudah pakai LAN. Jadi kalau kapasitasnya ditambah, bandwidth-nya ditambah, bakal stabil,” ungkap Tian.
DPMPTSP Subang Butuhkan Dukungan Fasilitas dan Sarana Prasarana Lainnya
Selain jaringan internet, DPMPTSP Subang juga membutuhkan dukungan fasilitas dan sarana prasarana lainnya untuk menunjang pelayanan di MPP, di antaranya penambahan meja, kursi, mebel, serta fasilitas pendukung lainnya.
Sementara untuk sumber daya manusia, menurut Tian, kebutuhan personel relatif terpenuhi karena masing-masing tenant telah memiliki petugas dan operator yang menangani layanan sesuai kewenangannya.
“Kalau dukungan sumber daya manusia, itu cukup, sebab masing-masing tenant ada personelnya, ada operatornya, karena yang tahu tugasnya kan mereka. Kita hanya menyiapkan tempat saja berikut fasilitasnya, seperti komputer, printer, jaringan internet, dan lainnya,” pungkasnya.(red)
