Dua Tahun Lawan Tumor Ganas, BAZNAS Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Ibu Tarsemi

PASUNDANEKSPRES.ID - Perjuangan melawan penyakit tumor ganas selama kurang lebih dua tahun harus dijalani Ibu Tarsemi, warga Kampung Cimahi RT 18/RW 07, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang.
Ibu rumah tangga sekaligus ibu dari dua anak tersebut kini masih membutuhkan perawatan dan perhatian penuh dari keluarga setelah menjalani operasi pengangkatan tumor. Meski operasi telah dilakukan, perjuangan untuk mendapatkan kesembuhan belum berakhir.
Tarsemi masih harus menjalani kemoterapi serta berbagai terapi lanjutan sesuai kebutuhan pengobatannya. Kondisi tersebut membuat aktivitasnya terbatas dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan berbaring di tempat tidur.
Di tengah perjuangan menghadapi penyakit, keluarga Tarsemi juga harus berhadapan dengan persoalan ekonomi. Suaminya, Uhman, sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak menentu.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan biaya pengobatan menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga. Terlebih, proses pengobatan penyakit tumor membutuhkan perawatan secara berkelanjutan.
Selama menjalani masa pengobatan, keluarga Tarsemi tidak berjalan sendiri. Bidan Desa Sukahurip, Pemerintah Desa Sukahurip dan Puskesmas setempat turut memberikan perhatian serta bantuan sesuai kemampuan kepada keluarga tersebut.
Pengajuan bantuan biaya pengobatan kemudian disampaikan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang.
Respons tersebut kemudian diwujudkan melalui Program Subang Cageur. Pada Kamis, 1 Oktober 2026, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Subang bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Ibu Tarsemi.
Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Subang, Heru Sugiharto, S.H., bersama Wakil Ketua II, Ust. T. Munandar Hilmi, S.Ag., dan didampingi staf BAZNAS Kabupaten Subang.
Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Subang, Heru Sugiharto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya dalam menghadapi persoalan kesehatan dan biaya pengobatan.
Melalui Program Subang Cageur, BAZNAS berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat dhuafa dan fakir miskin yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pengobatan.
Meringankan Beban Keluarga Ibu Tarsemi
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Ibu Tarsemi dan menjadi bagian dari ikhtiar menuju kesembuhan," ujar Heru Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, bantuan yang disalurkan BAZNAS bersumber dari Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) yang dititipkan para muzaki dan masyarakat melalui BAZNAS Kabupaten Subang. Karena itu, bantuan kepada mustahik tidak terlepas dari peran masyarakat yang menunaikan zakat serta menyalurkan infak dan sedekah melalui lembaga tersebut.
Program Subang Cageur menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana ZIS untuk membantu masyarakat yang menghadapi persoalan kesehatan. Bantuan diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga penerima manfaat, terutama ketika kondisi ekonomi membuat biaya pengobatan menjadi semakin berat.
Bagi keluarga Tarsemi, dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang menghadapi penyakit yang telah berlangsung sekitar dua tahun.
Selain bantuan material, dukungan moril dan doa juga menjadi bagian penting bagi Tarsemi dan keluarganya.
Dengan kondisi yang masih membutuhkan pengobatan lanjutan, kesabaran serta kekuatan keluarga menjadi modal penting dalam menjalani setiap tahapan perawatan.
BAZNAS Kabupaten Subang juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Ibu Tarsemi agar diberikan kekuatan dalam menjalani proses pengobatan.
"Ya Allah, angkatlah penyakitnya, berikanlah kesembuhan, kekuatan dan kesabaran. Berikan pula ketabahan kepada keluarga yang senantiasa mendampingi dan merawatnya. Mudah-mudahan setiap ikhtiar menjadi jalan datangnya pertolongan-Mu," demikian doa yang disampaikan BAZNAS Kabupaten Subang.
Bantuan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan tidak hanya datang dari satu pihak. Peran keluarga, pemerintah desa, tenaga kesehatan hingga lembaga pengelola zakat dapat saling melengkapi dalam membantu masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Subang berharap bantuan melalui Program Subang Cageur dapat memberikan manfaat bagi keluarga Ibu Tarsemi dan sedikit mengurangi beban yang harus mereka tanggung selama proses pengobatan.
BAZNAS Kabupaten Subang terus mengusung semangat "Melayani Umat, Menyejahterakan Mustahik", salah satunya melalui penyaluran dana ZIS kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.(hdi/sep)
