Gladi ANBK di SDN Sompi Jadi Ajang Pemantapan Mutu Pendidikan

SUBANG-Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sompi menggelar Gladi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa tanggal 8 hingga 9 September 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas V yang terpilih secara acak sebagai peserta ANBK.
Pada hari pertama, Senin (8/9), para siswa mengerjakan soal dengan materi Literasi. Sedangkan di hari kedua, Selasa (9/9), gladi ANBK difokuskan pada materi Numerasi. Kedua materi ini menjadi fokus utama dalam asesmen untuk mengukur kemampuan dasar siswa.
Pelaksanaan gladi dilakukan dalam tiga sesi setiap harinya. Hal ini bertujuan agar semua peserta dapat mengikuti ujian secara tertib, nyaman, serta sesuai dengan kapasitas perangkat komputer yang tersedia di sekolah.
Kepala SDN Sompi, Arum Handayani, M.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan melalui Ketua Proktor ANBK, Rosini Suryani, S.Pd.SD., bahwa gladi ANBK ini menjadi langkah awal bagi sekolah untuk menyiapkan diri menghadapi pelaksanaan ANBK sesungguhnya.
"Tujuan utama dari gladi ANBK, antara lain untuk memetakan sistem pendidikan di tingkat satuan pendidikan, mengukur mutu sekolah sebagai bagian dari evaluasi pendidikan nasional, serta menilai kompetensi siswa melalui literasi, numerasi, survei karakter, dan survei lingkungan belajar," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Menurutnya, selain melibatkan siswa, gladi ANBK juga mencakup peran kepala sekolah, guru, hingga satuan pendidikan dasar dan menengah.
Hal ini menjadi bagian dari proses evaluasi sistem pendidikan secara menyeluruh, agar mutu pembelajaran bisa terus ditingkatkan.
Format soal dalam gladi tetap mengikuti ketentuan resmi ANBK, yang meliputi Literasi, Numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Dengan demikian, siswa sudah terbiasa dengan model soal dan sistem pelaksanaan sebelum menghadapi asesmen sebenarnya.
Selama pelaksanaan, kegiatan di SDN Sompi berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, sementara guru serta tim teknis turut memberikan pendampingan maksimal agar jalannya gladi tidak mengalami kendala.
Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa siswa SDN Sompi memiliki kesiapan mental dan kemampuan dasar yang cukup baik.
Sementara itu, guru-guru melihat kegiatan ini sebagai kesempatan untuk mengevaluasi metode pembelajaran yang selama ini diterapkan.
"Maka dengan adanya gladi ANBK, diharapkan siswa maupun sekolah semakin siap menghadapi pelaksanaan ANBK yang sesungguhnya. Serta mampu memberikan gambaran nyata tentang kualitas pendidikan di SDN Sompi sekaligus menjadi bahan evaluasi demi peningkatan mutu pendidikan di masa mendatang," tuturnya.
Dengan demikian kegiatan gladi ANBK di SDN Sompi diketuai oleh Rosini Suryani, S.Pd.SD. selaku Proktor, dengan dukungan teknis dari Deshinta Rahmawati, S.Pd. Penanggung jawab utama kegiatan adalah Kepala Sekolah, Arum Handayani, M.Pd., yang terus memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh tim.(znl)
