Hari Kartini, Ratna Setiawan: Wanita Harus Tangguh dan Berdaya

PASUNDANEKSPRES.ID - Ketua PHRI Kabupaten Subang Hj. Ratna Setiawan menegaskan perempuan harus tangguh, mandiri, dan berdaya dalam menghadapi tantangan zaman saat memaknai Hari Kartini, Selasa (21/4/2026), di Subang.
Menurutnya, semangat Kartini tidak cukup hanya dikenang setiap 21 April, tetapi harus diwujudkan melalui karya, ketekunan, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Perempuan harus tangguh, mampu menghadapi tantangan, mandiri, tetapi tetap menjaga nilai keluarga,” ujarnya.
Ratna menilai peran perempuan kini semakin luas, tidak hanya sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga penggerak ekonomi, pelaku usaha, hingga pemimpin di berbagai sektor.
Sebagai Ketua PHRI Subang, ia melihat langsung keterlibatan perempuan dalam dunia usaha, khususnya sektor perhotelan, restoran, dan pariwisata. Kehadiran perempuan dinilai membawa nilai tambah berupa ketelitian, ketangguhan, dan kepedulian.
“Perempuan harus berani maju. Jangan takut belajar, memulai usaha, dan mengambil peran penting di masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, ketangguhan perempuan tidak berarti meninggalkan peran dalam keluarga. Justru, perempuan hebat adalah yang mampu menyeimbangkan karier, usaha, dan keharmonisan rumah tangga.
Dalam kesempatan itu, Ratna mengajak generasi muda perempuan di Subang untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan dan keterampilan.
“Kalau perempuan maju, keluarga kuat, masyarakat pun ikut maju,” ungkapnya.
Hari Kartini Momen Refleksi Perjuangan Perempuan Belum Selesai
Ratna menambahkan, peringatan Hari Kartini harus menjadi momen refleksi bahwa perjuangan perempuan belum selesai. Masih ada tantangan seperti kesenjangan ekonomi, akses pendidikan, dan kesempatan kerja yang perlu diperjuangkan.
Meski begitu, ia optimistis perempuan Indonesia, khususnya di Subang, mampu menjawab tantangan dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah.
“Jadilah perempuan tangguh, cerdas, dan bermanfaat. Itu cara terbaik menghormati Kartini,” pungkasnya. (hdi/ded)
