Harlah MA Badrul Huda, Guru Dituntut Berikan Bekal Pengetahuan Umum dan Ilmu Agama

PASUNDANEKSPRES.ID - Yayasan H. Abdul Hamid Pondok Desa Munjul Kecamatan Pagaden Barat Kabupaten Subang memperingati Harlah MA Badrul Huda sekaligus melepas siswa kelas IX SMP IT Badrul Huda dan siswa kelas XII MA Tarbiyatul Muta'alimin. Acara berlangsung di lapangan upacara SMP IT Badrul Huda Kp. Pondok Desa Munjul, Selasa (16/6/2026).
Ketua Yayasan H. Abdul Hamid Pondok, H. Muhammad Badri dalam sambutannya menyampaikan, bahwa yayasan ini berdiri sejak tahun 2012 dengan tujuan menyelenggarakan pendidikan pesantren dan pendidikan umum serta madrasah.
Seperti SMP IT yang sudah lebih dulu berjalan dan sudah meluluskan dua angkatan 2026 serta 2025. Sementara untuk Madrasah Aliyah baru berjalan satu tahun.
Harlah MA Badrul Huda ke-1
"Makanya kita bikin acara Harlah MA Badrul Huda ke 1 dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Badrul Huda tahun 2026," tuturnya kepada Pasudnan Ekspres.
Dia menambahkan, bahwa tugas guru (pendidik) itu berat, harus bisa memberikan bekal pengetahuan umum dan ilmu agama. Selain itu juga harus mencerdaskan kemampuan luingistik (berbahasa), kecerdasaan logika (akal sehat), dua kecerdasaan itu memaknai karakter anak, menjadi bekal kelak saat dewasa.
Menurutnya, guru bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi bagaimana menyeimbangkan pengetahuan anak dari segi ilmu agama, pengetahuan umum dan kemampuan bahasa serta ilmu logika.
"Meski tugas kami berat, kepada semua wali murid dan wali santri, terimakasih atas kepercayaannya, yang telah memasukkan anaknya ke lembaga pendidikan kami. Semoga bermanfaat untuk semuanya," katanya.
Sementara itu, Pengawas Pembina Madrasah Aliyah Drs. H. Tohidin mewakili Kamenag Subang menyampaikan, bahwa pentingnya sebuan keseimbangan dalam pendidikan dasar dan menengah sebagai pondasi keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu juga pengetahuan umum atau eksak.
"Jadi saya mengajak kepada masyarakat yang dekat ataupun yang jauh dari lembaga ini, masukkan anak nya ke sekolah yang berbabis pesantren agar seimbang dunia akheratnya," tuturnya.
Hadir di acara tersebut perwakilan Pemcam Pagaden Barat, KUA Pagaden Barat, tokoh masyarakat. Acara diisihi oleh kreasi seni pelajar dan santri Yayasan H. Abdul Hamid Pondok.(dan/sep)
