Harlah Satu Abad NU, Muslimat Penuhi Alun-Alun Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan pengajian yang dipusatkan di Lapangan Alun-Alun Subang, Kamis (5/2/2026).
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus mengukuhkan Pengurus Panglima Santri Kabupaten Subang. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran NU dalam kehidupan keagamaan, sosial, dan kebangsaan di Kabupaten Subang.
Ketua PCNU Kabupaten Subang, KH. Satibi, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama Kabupaten Subang akan terus berkolaborasi dan berjalan seiring dengan Pemerintah Daerah dalam memajukan Kabupaten Subang.
Ia menegaskan, Subang memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang di masa depan melalui berbagai pembangunan strategis.
“Nahdlatul Ulama Kabupaten Subang akan selalu berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memajukan daerah yang kita cintai. Subang akan maju karena memiliki pembangunan strategis, seperti Pelabuhan Patimban dan kawasan industri yang representatif untuk kemajuan Kabupaten Subang ke depan,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Dalam sambutannya sebagai Panglima Santri Kabupaten Subang, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan bahwa NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia yang sejak awal berdiri telah mengambil peran strategis dalam menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah serta merawat persatuan dan kebangsaan.
Ia menyebutkan bahwa jejak perjuangan NU tidak terlepas dari keteladanan para pendiri, khususnya KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, yang mewariskan nilai keilmuan, akhlak, dan nasionalisme kepada generasi penerus.
“Dari beliau kita belajar bahwa dakwah harus menghadirkan kesejukan, Islam harus terus tampil sebagai rahmatan lil ‘alamin, dan perjuangan mesti berpijak pada kemaslahatan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Bupati Subang menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk terus berjalan seiring dengan NU dalam berbagai aspek pembangunan.
“Sebagai Panglima Santri Kabupaten Subang, saya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berjalan seiring dengan NU dalam penguatan sumber daya manusia, pendidikan karakter, ekonomi umat, hingga menjaga harmoni sosial,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada para santri dan generasi muda NU agar menjadi pribadi yang bijak di era digital dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan kebaikan dan memperluas literasi.
“Santri masa kini harus adaptif terhadap teknologi, sekaligus teguh menjaga adab, etika, dan nilai-nilai keislaman,” pesannya.
Menutup sambutannya, Bupati Subang mengajak seluruh elemen untuk terus merawat kolaborasi antara ulama dan umara demi memastikan Subang tumbuh sebagai daerah yang religius, maju, dan berkeadaban.
“Mari kita rawat kolaborasi ulama dan umara dan pastikan Subang tumbuh sebagai daerah yang religius, maju, dan berkeadaban. Selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama Tahun 2026. Semoga NU senantiasa menjadi suluh umat dan pilar kebangsaan dalam mengawal Indonesia menuju peradaban mulia,” pungkasnya. (dan/ded)
