Hujan Deras Picu Jalan Bantarsari–Cirangkong di Subang Ambrol, Menghambat Mobilitas Warga

PASUNDANEKSPRES.ID - Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan jalan kabupaten penghubung Desa Bantarsari dan Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, ambrol dan tidak dapat dilintasi kendaraan. Kerusakan diduga terjadi akibat pergeseran tanah yang tergerus derasnya aliran air hujan.
Jalan yang terdampak berlokasi di Kampung Ciangsana Hilir RW 06, Dusun III, Desa Bantarsari. Kondisinya kini bergelombang dan mengalami amblesan cukup parah sehingga menghambat arus lalu lintas warga.
Kepala Dusun Desa Bantarsari, Ibrahim, menjelaskan kerusakan jalan terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB, bertepatan dengan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
“Kejadiannya hari Minggu sore sekitar jam 15.00 WIB. Saat itu hujan turun sangat deras, kemungkinan besar gerusan air membuat tanah penopang jalan tidak kuat,” ujarnya.
Menurut Ibrahim, jalan tersebut memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat. Selain menjadi penghubung antara Desa Bantarsari dan Desa Cirangkong, ruas jalan itu juga merupakan akses utama menuju Kantor Kecamatan Cijambe.
“Jalan ini penghubung dua desa dan juga akses menuju kantor kecamatan. Sekarang kendaraan jadi terhambat karena kondisinya ambrol,” tuturnya.
Ironisnya, kata Ibrahim, jalan tersebut baru selesai dibangun sekitar satu bulan lalu. Namun kondisi kontur tanah yang labil diduga menjadi penyebab jalan tidak mampu menahan tekanan air hujan yang tinggi.
“Padahal jalan ini masih baru, tapi sudah rusak karena hujan. Kami berharap dinas terkait segera turun tangan untuk melakukan perbaikan,” pungkasnya.(dan/ysp)
