Hujan Tak Surutkan Antusias, Masyarakat Padati Barung 3 Jaipong Bajidoran HUT ke-78 Subang di Alun-alun

PASUNDANEKSPRES.ID - Antusiasme masyarakat Kabupaten Subang terlihat begitu tinggi dalam menikmati pergelaran seni budaya bertajuk “Barung 3 Jaipong Bajidoran” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kabupaten Subang.
Sempat diguyur hujan sejak sore hari hingga sekitar pukul 19.00 WIB, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat warga untuk tetap hadir. Bahkan, setelah hujan reda meski lapangan masih tergenang air, masyarakat tetap antusias bertahan dan menikmati jalannya acara hingga selesai.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sebagai bentuk pelestarian sekaligus pengembangan seni tradisional daerah.
Acara berlangsung meriah pada Rabu malam (15/4/2026), bertempat di Alun-Alun Pemda Subang yang dipadati oleh masyarakat dari berbagai penjuru wilayah.
Sejak pukul 20.00 WIB, warga mulai berdatangan untuk menyaksikan pertunjukan yang menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Milangkala Kabupaten Subang tersebut.
Pergelaran seni ini menghadirkan kolaborasi dari tiga grup seni ternama, yakni Casdi Group Medal Mustika Jaya (MMJ), Giri Loka Penclon Pamungkas (GLPP), dan CSNW Kartiwa Group.
Ketiga grup tersebut menampilkan pertunjukan jaipong dan bajidoran yang memukau, dengan iringan musik tradisional yang enerjik serta tarian yang khas dan penuh semangat.
Para penonton tampak menikmati setiap sajian pertunjukan, bahkan tidak sedikit yang ikut bergoyang mengikuti irama musik yang dimainkan.
Salah seorang warga, Rina (34), mengaku sangat terhibur dengan adanya pertunjukan tersebut. Ia menilai acara seperti ini jarang digelar secara besar dan mampu menjadi hiburan bagi masyarakat.
“Saya sangat senang, acaranya meriah dan bisa mengobati rindu dengan kesenian tradisional,” ujarnya.
Senada dengan itu, warga lainnya, Dedi (41) dari Subang Selatan, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah yang telah menghadirkan hiburan rakyat yang berkualitas.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya.
“Antusias masyarakat sangat luar biasa, ini bukti bahwa seni budaya masih sangat dicintai,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kecintaan masyarakat terhadap seni budaya tradisional semakin meningkat serta menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya Kabupaten Subang di tengah perkembangan zaman.(znl)
