Jalan ke Pabrik BYD Subang dari Jakarta, Ini Rute dan Estimasi Waktu Tempuhnya

PASUNDANEKSPRES.ID - Pabrik mobil listrik BYD di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menjadi salah satu fasilitas manufaktur kendaraan listrik yang menarik perhatian sejak resmi beroperasi pada 3 September 2026.
Berlokasi di kawasan industri Subang Smartpolitan, pabrik ini dapat dikunjungi melalui perjalanan darat dari Jakarta dengan memanfaatkan akses jalan tol.
Jalan ke Pabrik BYD Subang dari Jakarta, Ini Rute dan Estimasi Waktu Tempuhnya
Jarak dari pusat Kota Jakarta menuju kawasan pabrik BYD di Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, diperkirakan sekitar 106 kilometer. Perjalanan menggunakan mobil melalui jalur tol membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam 42 menit dalam kondisi lalu lintas lancar.
Lokasi pabrik berada di kawasan Subang Smartpolitan, tepatnya di Fase 2 kawasan industri tersebut. Pengendara dapat memulai perjalanan dari Jakarta melalui Tol Jakarta-Cikampek, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).
Rute Jakarta ke Pabrik BYD Subang Lewat Tol
Bagi pengendara yang berangkat dari Jakarta, perjalanan menuju pabrik BYD dapat ditempuh dengan melewati sejumlah ruas jalan tol.
Berikut tahapan perjalanan yang dapat menjadi panduan:
1. Masuk Tol Jakarta-Cikampek
Perjalanan dimulai dari pusat Kota Jakarta dengan menuju akses Tol Dalam Kota atau langsung masuk ke Tol Jakarta-Cikampek.
Pengendara dapat memanfaatkan jalan tol layang MBZ (Mohammed Bin Zayed) apabila sesuai dengan titik keberangkatan dan kondisi lalu lintas. Jalur ini menjadi salah satu alternatif untuk melintasi kawasan Bekasi dan Karawang.
2. Lanjutkan perjalanan menuju Tol Cipali
Setelah melewati ruas Tol Jakarta-Cikampek, perjalanan dilanjutkan menuju Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali.
Pengendara perlu mengikuti petunjuk arah menuju Cikampek dan Cikopo hingga tersambung dengan ruas Tol Cipali. Sepanjang perjalanan, pastikan kendaraan tetap berada di jalur yang sesuai dengan tujuan menuju Kabupaten Subang.
3. Keluar melalui akses tol menuju Subang
Setelah memasuki wilayah Subang, pengendara perlu mengikuti petunjuk keluar tol yang sesuai dengan akses menuju kawasan Subang Smartpolitan di Kecamatan Cipeundeuy.
Pemilihan gerbang keluar sebaiknya disesuaikan dengan navigasi terkini karena akses menuju kawasan industri dapat berbeda bergantung pada titik keberangkatan dan kondisi jalan.
4. Lanjutkan perjalanan menuju Subang Smartpolitan
Setelah keluar dari jalan tol, perjalanan dilanjutkan melalui jalan arteri dan akses menuju Jalan Sawangan, Cipeundeuy, Kabupaten Subang.
Pengendara kemudian dapat mengikuti petunjuk arah menuju gerbang utama Subang Smartpolitan Industrial Park. Lokasi pabrik BYD berada di dalam kawasan industri tersebut, tepatnya di area Fase 2.
Estimasi Jarak dan Waktu Perjalanan
Perjalanan dari Jakarta menuju pabrik BYD Subang relatif dapat ditempuh dalam waktu singkat melalui jaringan jalan tol.
Berikut gambaran perjalanan berdasarkan estimasi rute yang tersedia:
| Keterangan | Informasi |
|---|---|
| Titik keberangkatan | Jakarta |
| Tujuan | Pabrik BYD Subang |
| Lokasi tujuan | Subang Smartpolitan, Cipeundeuy |
| Jarak perjalanan | Sekitar 106 km |
| Estimasi waktu | 1 jam 42 menit |
| Jalur utama | Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Cipali |
| Moda perjalanan | Mobil pribadi |
Waktu tempuh tersebut merupakan perkiraan dan dapat berubah bergantung pada kondisi lalu lintas, kepadatan kendaraan, cuaca, serta titik keberangkatan di Jakarta.
Pengendara juga disarankan memeriksa aplikasi navigasi sebelum berangkat untuk memastikan gerbang tol keluar dan jalur akses kawasan industri yang paling sesuai.
Mengenal Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang
Pabrik BYD di Subang merupakan fasilitas manufaktur kendaraan listrik milik perusahaan otomotif asal China, BYD. Kehadiran pabrik ini menjadi bagian dari pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.
Fasilitas tersebut berdiri di atas lahan seluas 126 hektare di kawasan Subang Smartpolitan. Investasi untuk keseluruhan komitmen proyek BYD di Indonesia diperkirakan mencapai Rp11 triliun hingga Rp16 triliun.
Pabrik ini dirancang sebagai fasilitas manufaktur terintegrasi yang dapat memproduksi kendaraan listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) maupun kendaraan hybrid.
Dalam proses produksinya, terdapat empat tahapan utama yang dilakukan di dalam fasilitas tersebut, yaitu stamping, welding, painting, dan assembly.
Stamping merupakan proses pembentukan lembaran logam menjadi komponen kendaraan. Selanjutnya, proses welding dilakukan untuk menyatukan berbagai bagian bodi mobil melalui pengelasan.
Setelah itu, komponen bodi memasuki tahap painting atau pengecatan sebelum dilanjutkan ke proses assembly. Pada tahap terakhir, berbagai komponen kendaraan dirakit hingga menjadi mobil yang siap memasuki tahapan pemeriksaan kualitas.
Dari sisi kapasitas, pabrik BYD Subang dirancang mampu memproduksi hingga 150 ribu unit kendaraan setiap tahun.
Model yang mulai diproduksi mencakup BYD M6. Ke depan, fasilitas tersebut juga diproyeksikan untuk merakit sejumlah model lain, seperti BYD Atto 3, Dolphin, dan Seal.
(ipa)
