Kadisdikbud Subang Lantik Pengurus MGMP

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang Heri Sopandi melantik pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sekaligus membuka Workshop Pembelajaran Digital bersama Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) di Museum Subang, Rabu (6/5/2026), untuk mendorong implementasi roadmap pendidikan 2025–2029.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran guru dan pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran di Kabupaten Subang.
Heri Sopandi menegaskan, sinergi antara organisasi profesi guru dan kalangan akademisi menjadi kunci dalam menjalankan program prioritas nasional, yakni deep learning dan digitalisasi pendidikan.
“Dinas Pendidikan telah memiliki roadmap 2025–2029 yang jelas. Tugas kita adalah mengeksekusi mandat nasional terkait digitalisasi dan metode pembelajaran mendalam,” ujarnya kepada Pasunda Ekspres.
Ia menjelaskan, pembagian peran antar pemangku kepentingan telah disusun secara sistematis, mulai dari dinas, pengawas, kepala sekolah hingga guru. Namun, implementasi di lapangan menjadi faktor penentu keberhasilan.
“Peta jalan ini tidak boleh hanya menjadi dokumen. Harus ada kesadaran kolektif untuk mengimplementasikannya,” tegasnya.
Heri juga menyoroti pentingnya optimalisasi bantuan perangkat digital seperti Interactive Flat Panel (IFP) agar dimanfaatkan maksimal dalam proses pembelajaran.
“Perangkat digital harus menciptakan pembelajaran interaktif, bukan sekadar pelengkap di kelas,” katanya.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah menyamakan pemahaman terkait deep learning dan digitalisasi pembelajaran kepada sekitar 16.000 guru di Kabupaten Subang.
MGMP Langkah Strategis
Penguatan MGMP dinilai menjadi langkah strategis untuk mendorong transformasi pendidikan secara masif dan berkelanjutan.
“Kami ingin setiap guru mampu menyusun perencanaan pembelajaran yang baik agar tujuan pendidikan dapat tercapai,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Heri mengapresiasi kontribusi mahasiswa Unsika melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dinilai memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia pendidikan di daerah.
“Sinergi ini harus menjangkau seluruh sekolah agar target roadmap 2025–2029 tercapai,” pungkasnya.(znl/ded)
