Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kejari Subang Geledah Gudang Distributor, Bongkar Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi

C
Cindy Desita Putri Editor: Indrawan Setiadi
|11:52 WIB
Bagikan:
Kejari Subang Geledah Gudang Distributor, Bongkar Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi
Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang saat menggeledah sejumlah kantor dan gudang distributor pupuk bersubsidi di Kabupaten Subang.

SUBANG-Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang menggeledah sejumlah kantor dan gudang distributor pupuk bersubsidi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait tata kelola dan distribusi pupuk bersubsidi.

Penggeledahan dilakukan pada Rabu (26/8/2026) di sejumlah lokasi. Di antaranya kantor dan gudang CV Warga Mandiri di Desa Ciasem Girang, Kecamatan Ciasem; kantor dan gudang PT Bumi Persada Sejati di Pamanukan; serta area pergudangan Lini III PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) Logistik Indonesia di Kecamatan Binong.

Kepala Kejari Subang, Noordien Kusumanegara  menyampaikan, seluruh rangkaian penggeledahan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan mekanisme hukum yang berlaku.

Noordien menyebut, proses penanganan perkara ini telah melalui tahapan penyelidikan hingga masuk ke tahap penyidikan. Penggeledahan terbaru juga merupakan bagian dari upaya penyidik mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pupuk bersubsidi.

“Sebelumnya kami juga sudah melakukan penggeledahan,” ujar Noordien dalam konferensi pers di Kantor Kejari Subang, Kamis (27/8/2026).

Dari sejumlah lokasi yang digeledah, tim penyidik menyita berbagai dokumen dan barang bukti yang dinilai berkaitan dengan perkara tersebut.

Noordien menegaskan, penyidikan akan terus dilakukan secara profesional dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Proses penyidikan akan terus dilakukan secara profesional dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Selain mengumpulkan alat bukti, Kejari Subang juga menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menghitung potensi kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi tersebut.

Noordien menjelaskan, keterlibatan BPKP diperlukan untuk memperoleh kepastian mengenai nilai kerugian keuangan negara yang ditimbulkan apabila dugaan penyelewengan dalam distribusi pupuk bersubsidi terbukti.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Subang, Enggi Elber, mengatakan penyidik masih mendalami modus operandi yang digunakan dalam dugaan penyimpangan tersebut.

Ia mengungkapkan, salah satu indikasi awal yang tengah didalami berkaitan dengan tata kelola penyimpanan pupuk yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan.

“Ya saya spill sedikit ya, barang yang disimpan tidak sesuai,” ungkap Enggi.

Namun, Enggi belum bersedia menjelaskan lebih jauh mengenai pola penyimpangan yang ditemukan penyidik. Menurutnya, sebagian informasi sengaja masih dirahasiakan demi kepentingan strategi penyidikan.

“Ini adalah strategi penyidikan sehingga tidak bisa dibuka secara gamblang, karena khawatir barang bukti dikaburkan,” jelasnya.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan dan analisis terhadap dokumen serta barang bukti yang telah disita dari sejumlah lokasi. Kejari Subang memastikan proses hukum akan terus berjalan hingga diperoleh bukti yang cukup untuk menentukan pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban secara pidana. (cdp)

Berita Terbaru

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Lifestyle5 jam lalu
Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle6 jam lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline6 jam lalu
Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Jawa Barat10 jam lalu
Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga13 jam lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional14 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Nasional14 jam lalu
Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat14 jam lalu
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Headline14 jam lalu