Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kekerasan di Sekolah Tak Dibenarkan, tapi Orang Tua Juga Jangan Langsung Menyalahkan Guru

C
Cindy Desita Putri Editor: Indrawan Setiadi
|16:01 WIB
Bagikan:
Kekerasan di Sekolah Tak Dibenarkan, tapi Orang Tua Juga Jangan Langsung Menyalahkan Guru
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Subang, Viqri Wijaya.

PASUNDANEKSPRES.ID -Menyikapi adanya peristiwa dugaan kekerasan di salah satu sekolah di Kabupaten Subang, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Subang, Viqri Wijaya, memberikan pandangan terkait pentingnya keseimbangan dalam melihat persoalan antara guru, siswa, dan orang tua.

Menurut Viqri, munculnya dua versi kronologi antara pihak siswa dan orang tua dengan pihak guru menunjukkan bahwa persoalan ini perlu diklarifikasi secara menyeluruh sebelum mengambil kesimpulan.

“Itu kronologisnya yang benar seperti apa? Ada dua versi versi siswa dan orang tua dengan versi guru dan orang tua lain. Pandangan saya pribadi, tidak membenarkan adanya kekerasan dalam memberikan punishment terhadap siswa,” ujar Viqri kepada Pasundan Ekspres, Kamis (6/11/2025).

Namun demikian, ia juga mengungkapkan, sebaiknya orang tua tidak seharusnya langsung menyalahkan pihak guru atau sekolah tanpa mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.

“Kalau dulu saya ditampar di sekolah, ngadu ke rumah malah ditampar lagi dan dikurangi uang saku oleh orang tua. Kalau anak sekarang berbeda, ngadu malah didukung dan mencak-mencak ke guru atau sekolah,” ungkapnya.

Politisi muda dari Partai NasDem itu mengimbau agar setiap permasalahan di lingkungan sekolah disikapi dengan kepala dingin dan komunikasi yang baik antara pihak orang tua, guru, dan siswa.

“Seyogyanya orang tua sowan dulu ke guru atau sekolah, lalu tanya juga ke teman anaknya apakah benar anaknya melakukan hal itu, supaya kronologinya balance,” jelasnya.

Viqri menegaskan, kekerasan dalam lingkungan pendidikan tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun. Namun di sisi lain, ia juga menilai bahwa tindakan siswa yang merusak fasilitas sekolah adalah hal yang sama-sama tidak patut dilakukan.

“Kekerasan tidak dibenarkan, tapi pengrusakan fasilitas sekolah juga salah. Kita wajib menyayangi anak-anak kita, tapi membiarkan mereka terlalu bebas justru lebih salah,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan moral bahwa guru memiliki peran besar bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang berperan membentuk karakter anak.

“Ingat, guru itu bukan hanya mengajar tapi juga mendidik. Ada keberkahan dari doa yang guru lantunkan untuk anak-anak kita,” tutupnya. (cdp)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu