Kelurahan Dangdeur Capai 100 Persen dalam Realisasi Infrastruktur

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kelurahan Dangdeur berhasil merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan sepanjang tahun 2025 dengan capaian 100 persen.
Sedikitnya lima titik jalan di sejumlah wilayah rukun warga (RW) telah rampung diperbaiki dan diserahterimakan.
Hal tersebut disampaikan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kelurahan Dangdeur, Eka Sri Wahyuni, saat memberikan keterangan terkait capaian pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Menurut Eka, pembangunan infrastruktur tahun ini difokuskan pada perbaikan jalan lingkungan yang tersebar di RW 2, RW 3, RW 6, RW 9, dan RW 18. Setiap titik memiliki karakteristik pekerjaan berbeda, mulai dari satu ruas jalan utama hingga beberapa gang kecil yang sebelumnya belum diaspal.
“Total ada lima titik jalan lingkungan yang sudah diperbaiki. Alhamdulillah semuanya selesai 100 persen dan telah melalui proses serah terima pekerjaan atau PHO,” ujarnya kepada Pasundan EKspres.
Ia menambahkan, anggaran yang digunakan untuk setiap segmen pekerjaan rata-rata berada di bawah Rp100 juta. Dengan lima titik perbaikan tersebut, total anggaran pembangunan jalan lingkungan di Kelurahan Dangdeur mencapai sekitar Rp500 juta.
Eka memastikan selama proses pelaksanaan, tidak ditemukan kendala berarti. Warga serta pengurus RT dan RW dinilai kooperatif dan aktif berkoordinasi dengan pihak kelurahan maupun pelaksana kegiatan.
“Koordinasi berjalan baik sejak awal. Sampai pekerjaan selesai, tidak ada keluhan ataupun komplain dari masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap pada tahun anggaran 2026, alokasi dana pembangunan untuk Kelurahan Dangdeur dapat ditingkatkan guna menangani kebutuhan infrastruktur lainnya secara bertahap dan merata.
Selain itu, Eka menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen, mulai dari LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader PKK, hingga masyarakat, agar pembangunan wilayah berjalan optimal.
“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu sinergi semua pihak, termasuk dalam penanganan persoalan lingkungan seperti sampah dan kebersihan,” pungkasnya. (znl/ded)
