Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kelurahan Dangdeur Capai 100 Persen dalam Realisasi Infrastruktur

Z
Zaenal AbidinEditor: Dede SM
|05:01 WIB
Bagikan:
Kelurahan Dangdeur Capai 100 Persen dalam Realisasi Infrastruktur
Pemerintah Kelurahan Dangdeur berhasil merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kelurahan Dangdeur berhasil merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan sepanjang tahun 2025 dengan capaian 100 persen.

Sedikitnya lima titik jalan di sejumlah wilayah rukun warga (RW) telah rampung diperbaiki dan diserahterimakan.

Hal tersebut disampaikan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kelurahan Dangdeur, Eka Sri Wahyuni, saat memberikan keterangan terkait capaian pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Menurut Eka, pembangunan infrastruktur tahun ini difokuskan pada perbaikan jalan lingkungan yang tersebar di RW 2, RW 3, RW 6, RW 9, dan RW 18. Setiap titik memiliki karakteristik pekerjaan berbeda, mulai dari satu ruas jalan utama hingga beberapa gang kecil yang sebelumnya belum diaspal.

“Total ada lima titik jalan lingkungan yang sudah diperbaiki. Alhamdulillah semuanya selesai 100 persen dan telah melalui proses serah terima pekerjaan atau PHO,” ujarnya kepada Pasundan EKspres.

Ia menambahkan, anggaran yang digunakan untuk setiap segmen pekerjaan rata-rata berada di bawah Rp100 juta. Dengan lima titik perbaikan tersebut, total anggaran pembangunan jalan lingkungan di Kelurahan Dangdeur mencapai sekitar Rp500 juta.

Eka memastikan selama proses pelaksanaan, tidak ditemukan kendala berarti. Warga serta pengurus RT dan RW dinilai kooperatif dan aktif berkoordinasi dengan pihak kelurahan maupun pelaksana kegiatan.

“Koordinasi berjalan baik sejak awal. Sampai pekerjaan selesai, tidak ada keluhan ataupun komplain dari masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap pada tahun anggaran 2026, alokasi dana pembangunan untuk Kelurahan Dangdeur dapat ditingkatkan guna menangani kebutuhan infrastruktur lainnya secara bertahap dan merata.

Selain itu, Eka menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen, mulai dari LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader PKK, hingga masyarakat, agar pembangunan wilayah berjalan optimal.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu sinergi semua pihak, termasuk dalam penanganan persoalan lingkungan seperti sampah dan kebersihan,” pungkasnya. (znl/ded)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional32 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu