Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kisah Warga Desa Mayangan Subang Di Tengah Ancaman Banjir Rob dan Abrasi Laut

I
Inessia Nabila MEditor: Heru Ramdani
|16:40 WIB
Bagikan:
Kisah Warga Desa Mayangan Subang Di Tengah Ancaman Banjir Rob dan Abrasi Laut
Banjir rob menerjang Desa Mayangan Subang. (Foto: Dok. Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Fenomena banjir rob yang kerap melanda kawasan pantai utara Jawa menjadi tantangan berat bagi masyarakat yang tinggal di pesisir pantai, termasuk Desa Mayangan di Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang.

Desa Mayangan merupakan salah satu desa yang berada di ujung utara Kabupaten Subang yang kini menghadapi masalah serius akibat abrasi laut dan banjir rob dari Laut Jawa.

Penduduk desa Mayangan kerap kali mengalami banjir rob setiap tahunnya akibat abrasi berkepanjangan sejak tahun 2006 yang menenggalamkan ratusan hektare lahan di desa tersebut.

Lebih dari 300 hektare kawasan Desa Mayangan telah terendam air laut yang mengancam para nelayan dan masyarakat pesisir pantai.

Salah satu warga desa Mayangan bernama Daim yang telah lama tinggal di desa tersebut selama puluhan tahun merasa khawatir dengan kondisi Desa Mayangan yang semakin tergerus abrasi yang juga mengancam tempat tinggalnya.

"Kalau takut sih takut ya, tapi ya namanya usaha seperti ini. Memang kadang-kadang ngeri kalau air pasang besar itu, ya orang itu udah siap keluar semua," ucap Daim dalam tayangan acara Indonesiaku yang diunggah YouTube Trans7 Official, yang dikutip pada Senin (22/12/2025).

Meski begitu, Daim belum ingin pindah ke tempat lain meski banjir rob terus menerjang tempat tinggalnya mengingat dirinya telah lama terlahir sebagai warga pesisir pantai yang menggantungkan hidupnya dari hasil menangkap ikan.

Adapun tempat tinggal Abah Daim itu dibangun di atas tanggul sementara yang membantu menahan air laut pasang yang dibangun oleh pemerintah desa setempat.

Daim berharap, pemerintah daerah dapat memberikan solusi dan bantuan kepada masyarakat pesisir yang terdampak banjir rob, misalnya rumah panggung.

"Kalau di bantu pemerintah kan bisa, setiap tahun itu mungkin agak kerendahan (tanah) gitu, ini rumah saya tahun depan mah mungkin udah kelelep (tenggelam)," katanya.

Lebih lanjut, salah satu anggota BPBD yang bertugas di Desa Mayangan, Didin mengungkapkan banjir rob yang kerap terjadi di desa tersebut terjadi akibat pendangkalan daratan yang masif sehingga membuat desa kehilangan seperempat wilayah daratan.

Tetangga Desa Mayangan yaitu Desa Legonwetan juga mengalami hal serupa yang mana dua desa ini menjadi wilayah paling rawan tenggelam di sepanjang garis pantura Kabupaten Subang. (inm)

Berita Terbaru

Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Headline28 menit lalu
Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Olahraga1 jam lalu
Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Nasional2 jam lalu
Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Nasional3 jam lalu
Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Subang4 jam lalu
Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Nasional5 jam lalu
Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Lifestyle6 jam lalu
Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Nasional16 jam lalu
Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Nasional16 jam lalu
Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres

Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres

Nasional16 jam lalu