Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Makmur dari Pamanukan-Ciasem, Dulu Subang Dijuluki Rotterdam van Java

M
Muhammad FaisalEditor: Dede
|05:47 WIB
Bagikan:
Makmur dari Pamanukan-Ciasem, Dulu Subang Dijuluki Rotterdam van Java
Keindahan Pamanoekan en Tjiasemlanden (P&T Land) (sekarang Subang) dari atas pada saat era kolonial Belanda.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID-Kabupaten Subang pernah dijuluki "Rotterdam van Java" pada masa kolonial Belanda, karena kemajuan pesat di sektor perkebunan, perdagangan, dan infrastruktur, khususnya di wilayah Pamanukan dan Ciasem.

Julukan itu diungkapkan oleh Tenaga Ahli Sejarah Anggi A. Junaedi, yang menyebut bahwa kemakmuran Subang saat itu setara dengan kota pelabuhan besar di Belanda, Rotterdam.

"Subang memiliki fasilitas yang sangat lengkap dan modern pada masanya, layaknya kota pelabuhan besar di Belanda, yaitu Rotterdam," ujarnya pada Pasundan Ekspres.

Pada era kolonial, Subang menjadi pusat ekspor komoditas unggulan, terutama beras dari Pamanukan dan Ciasem yang dikenal berkualitas tinggi.

Bahkan, hasil panen tersebut dikirim hingga ke Amsterdam.
Selain beras, komoditas kopi juga menyumbang kemakmuran Subang dengan produksi mencapai 347.000 ton. Angka ini menunjukkan tingkat produktivitas pertanian yang luar biasa di wilayah tersebut.

Anggi menjelaskan, pencapaian itu tak lepas dari peran perusahaan raksasa perkebunan Pamanoekan en Tjiasemlanden (P&T Land) yang dipimpin oleh Peter William Hofland.

Perusahaan ini mengelola lahan secara produktif dan membangun berbagai infrastruktur modern.

“Ekonomi Subang kala itu ditopang oleh tata kelola pertanian dan perdagangan yang sangat maju. Infrastruktur jalan, irigasi, bahkan pelabuhan, sudah berkembang sejak masa itu,” tambah Anggi .

Jejak kejayaan ini menjadi bukti bahwa Subang pernah menjadi salah satu daerah paling strategis dan produktif di wilayah Hindia Belanda.

Hingga kini, sisa-sisa kejayaan itu masih bisa ditelusuri dari peninggalan arsitektur dan sejarah di wilayah utara Subang. (fsh/ded)

Berita Terbaru

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle24 menit lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline57 menit lalu
Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Subang3 jam lalu
Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Jawa Barat4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga7 jam lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional8 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Nasional8 jam lalu
Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat8 jam lalu
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Headline8 jam lalu
Pabrik BYD di Subang Diprotes Warga Soal Tenaga Kerja Lokal

Pabrik BYD di Subang Diprotes Warga Soal Tenaga Kerja Lokal

Subang10 jam lalu