Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menelusuri Rumah Sejarah Kalijati Subang: Tempat Penyerahan Belanda kepada Jepang Pada Tahun 1942

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:49 WIB
Bagikan:
Menelusuri Rumah Sejarah Kalijati Subang: Tempat Penyerahan Belanda kepada Jepang Pada Tahun 1942
Menelusuri Rumah Sejarah Kalijati Subang: Tempat Penyerahan Belanda kepada Jepang Pada Tahun 1942

SUBANG - Rumah Sejarah Kalijati di Subang bukan sekadar bangunan tua, melainkan sakral, saksi tunai penyerahan kekuasaan kolonial besar di Asia Tenggara.

Dengan tetap mempertahankan keasliannya dan terbuka untuk umum gratis, tempat ini ideal bagi pelajar, sejarawan, hingga wisatawan untuk merasakan, belajar, dan menghargai momen penting yang membentuk perjalanan bangsa.

Menelusuri Rumah Sejarah Kalijati Subang

Sejarah Singkat dan Asal Usul

Rumah Sejarah Kalijati dibangun pada tahun 1917 sebagai rumah dinas untuk perwira staf dari Sekolah Penerbang Hindia Belanda di Pangkalan Udara (PU) Kalijati.

Pada tanggal 8 Maret 1942, gedung ini menjadi saksi bersejarah atas Perjanjian Kalijati, di mana Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang, menandai berakhirnya 350 tahun kekuasaan kolonial Belanda.

Museum Rumah Sejarah

Pada 21 Juli 1986, Letkol Pnb Ali BZE, Komandan Lanud Kalijati kala itu, meresmikan bangunan ini sebagai Museum Rumah Sejarah. Tujuannya untuk memberikan pemahaman sejarah bagi generasi muda.

Museum ini resmi tercatat sebagai cagar budaya oleh Kemendikbud dan dikelola bersama antara Penerangan Lanud Suryadarma dan Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Subang.

Koleksi dan Fasilitas

1. Luas bangunan sekitar 1.000 m², dengan dua lantai bergaya arsitektur Eropa sederhana, lengkap dengan teras dan taman rindang.

2. Koleksi utama meliputi:

  • Meja perundingan kayu jati besar lengkap dengan kursi—tempat delegasi Jepang dan Belanda duduk berunding.
  • Foto, dokumen asli Perjanjian Kalijati (13 pasal), serta pedang dan jam dinding peninggalan era kolonial.
  • Perabotan asli rumah dinas: ranjang, lemari, peralatan makan, perlengkapan mandi (shower dan toilet jongkok).

3. Fasilitas pendukung meliputi area parkir, toilet, mushola, spot foto, dan penginapan ringan bagi pengunjung.

Lokasi dan Akses

Tepat berada dalam Komplek Lanud Suryadarma, Desa Kalijati Barat, Subang, Jawa Barat.

Akses dari pusat Subang: ±16 km atau ≈30 menit via Jalan Dawuan–Subang–Kalijati.

Dari Jakarta, tempuhannya sekitar 170 km (2½ jam) melalui Tol Cikampek, keluar di SR Sadang.

Pentingnya Rumah Sejarah

1. Situs Sejarah Nasional

  • Menandai momen penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, penyerahan Belanda ke Jepang merupakan titik balik besar.

2. Edukasi Visual dan Emosional

  • Benda autentik dan ruang bersejarah hidup memungkinkan pengunjung merasakan langsung suasana masa itu—dengan pemandu museum seperti Andan Fitriah yang memberikan narasi kontekstual.

3. Pelestarian Cagar Budaya

  • Dirawat secara ketat, bangunan, artefak, dan dokumen tetap asli. Ada nota kesepahaman (MoU) antara Lanud dan Pemda Subang untuk menjaga fungsionalitas dan orisinalitas bangunan.

4. Wisata Edukatif & Nasionalisme

  • Banyak pelajar dan mahasiswa mengunjungi museum ini untuk memperdalam pemahaman sejarah. Bangunan peninggalan kolonial yang tahan waktu juga menarik wisatawan Belanda maupun Jepang.

Tips Berkunjung

- Bawa identitas (KTP), karena pemeriksaan di pintu masuk Lanud minimal diperlukan.

- Untuk kunjungan rombongan, sebaiknya mengajukan surat pengantar 1 minggu sebelumnya .

- Datang di hari kerja untuk memastikan museum buka.

Nah jadi itulah informasi mengenai Rumah Sejarah Kalijati Subang yang merupakan tempat penyerahan Belanda kepada Jepang pada tahun 1942.

(dbm)

Berita Terbaru

BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

Nasional12 menit lalu
Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Lifestyle1 jam lalu
Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga12 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta12 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle13 jam lalu
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang13 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional14 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang15 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional15 jam lalu