Mengenal PT BYD Auto Indonesia, Perusahaan Otomotif yang Siap Bangun Pabrik di Kawasan Subang Smartpolitan

PASUNDANEKSPRES.ID - Kawasan Subang Smartpolitan kini banyak dilirik oleh para investor dalam negeri maupun luar negeri yang digadang-gadang akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Salah satu proyek kawasan industri di Subang yaitu Subang Smartpolitan kini sedang dibangun yang akan diproyeksikan sebagai pusat industri dan ekonomi pada tahun mendatang.
Subang Smartpolitan digadang-gadang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat yang juga akan terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, dan akses tol Patimban sepanjang 37,05 km dan Tol Trans Jawa Cipali (Cikopo-Palimanan).
Adapun kawasan ini bukan hanya sekadar kawasan industri, melainkan sebuah kota pintar yang berkelanjutan dilengkapi dengan infrastruktur digital, sistem transportasi terintegrasi, kawasan residensial modern, ruang terbuka hijau, serta fasilitas publik yang lengkap.
Subang Smartpolitan dikembangkan oleh PT Suryacipta Swadaya yang diperkirakan memiliki luas 2.717 hektare yang berlokasi di Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang.
Salah satu perusahaan otomotif dan teknologi asal Tiongkok yaitu PT BYD Auto Indonesia siap membuka pabrik barunya di kawasan Subang Smartpolitan.
Untuk mengetahui informasi ini lebih lanjut, berikut informasi mengenai apa itu PT BYD Auto Indonesia yang siap membangun pabrik baru di kawasan Subang Smartpolitan.
Mengenal PT BYD Auto Indonesia
PT BYD Auto Indonesia merupakan anak perusahaan dari BYD (Build Your Dreams) Company Ltd., sebuah perusahaan otomotif dan teknologi asal Tiongkok yang telah mendunia.
Masuknya PT BYD Auto Indonesia ke pasar otomotif Tanah Air dilakukan secara resmi pada awal tahun 2024. Pada 18 Januari 2024, perusahaan meluncurkan merek BYD serta tiga produk kendaraan listrik (EV) perdana di Indonesia, yaitu BYD Seal, BYD Atto 3, dan BYD Dolphin.
BYD pertama kali berdiri pada tahun 1995 yang awalnya sebagai produsen baterai lithium untuk kebutuhan barang elektronik seperti telepon seluler.
Pada tahun 2005, BYD mulai mengembangkan bisnisnya dengan membuat mobil listrik pertamanya yang bernama F3.
Hingga kini, BYD terus memperluas jangkauan produknya untuk mencakup berbagai sektor dan seluruh jenis industri seperti transportasi publik, mobil listrik, truk listrik dan kendaraan khusus dengan sistem new energy vehicle (NEV).
Selain memasarkan kendaraan listrik, PT BYD Auto Indonesia juga terlibat dalam pengembangan teknologi baterai dan sistem pengisian daya cepat yang menjadi komponen penting dalam ekosistem kendaraan listrik.
Teknologi baterai Blade Battery yang dikembangkan oleh BYD telah diakui secara global karena memiliki tingkat keamanan yang tinggi serta masa pakai yang lebih panjang.
Di Indonesia, teknologi ini mulai diperkenalkan dan digunakan dalam beberapa model kendaraan listrik yang dijual oleh PT BYD Auto Indonesia, sekaligus menjadi daya tarik utama di tengah persaingan pasar EV yang semakin kompetitif.
Untuk memperluas jangkauan produk dan mendorong transisi ke kendaraan listrik (EV) nasional, PT BYD Auto Indonesia membuka pabrik barunya dengan skala besar di kawasan Subang Smartpolitan.
Pabrik baru PT BYD Auto Indonesia menggunakan lahan seluas lebih dari 108 hektare yang kini sedang tahapan proses pembangunan sejak Agustus 2024.
Adapun pabrik PT BYD Auto Indonesia di kawasan Subang Smartpolitan akan mulai beroperasi pada Januari 2026 mendatang.
(inm)
