Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pengurus MGMP Dilantik, Kadisdikbud Subang Tekankan Eksekusi Roadmap Pendidikan 2025-2029

Z
Zaenal AbidinEditor: Indrawan Setiadi
|14:25 WIB
Bagikan:
Pengurus MGMP Dilantik, Kadisdikbud Subang Tekankan Eksekusi Roadmap Pendidikan 2025-2029
Foto bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang usai melantik pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)

PASUNDANEKSPRES.ID - Bertempat di Museum Subang, Kadisdikbud Subang secara resmi melantik pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Subang sekaligus membuka Workshop Pembelajaran Digital dalam agenda Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Subang, khususnya melalui penguatan peran guru serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Pelantikan MGMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi pendidikan yang lebih adaptif dan inovatif.

Dalam sambutannya, Kepala Disdikbud Kabupaten Subang, Heri Sopandi, menegaskan bahwa sinergi antara organisasi profesi guru dan kalangan akademisi merupakan kunci utama dalam mengimplementasikan dua program prioritas nasional, yakni metode pembelajaran mendalam (deep learning) dan digitalisasi pendidikan.

Maka kedua program tersebut telah tertuang dalam Roadmap Dinas Pendidikan Kabupaten Subang tahun 2025–2029 sebagai arah kebijakan pembangunan pendidikan ke depan.

“Dinas Pendidikan telah memiliki roadmap 2025–2029 yang sangat jelas. Tugas besar kita saat ini adalah mengeksekusi mandat nasional mengenai digitalisasi dan metode pembelajaran mendalam. Secara administratif, pembagian peran setiap stakeholder mulai dari dinas, pengawas, kepala sekolah hingga guru telah terpetakan dengan presisi. Namun, peta jalan ini hanya akan menjadi dokumen di atas kertas jika tidak dibarengi dengan kesadaran kolektif untuk mengimplementasikannya,” ujar Heri.

Ia menjelaskan secara administratif, pembagian peran atau cascading antar pemangku kepentingan telah disusun secara sistematis. Meski demikian, implementasi nyata di lapangan menjadi faktor penentu keberhasilan dari seluruh perencanaan yang telah dibuat.

Kadisdikbud Subang Tekankan Pembelajaran Interaktif Melalui Perangkat Digital

Lebih lanjut, Heri juga menyoroti pentingnya optimalisasi bantuan perangkat digital dari pemerintah pusat, seperti Interactive Flat Panel (IFP), agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan tidak sekadar menjadi pelengkap fasilitas kelas.

“Termasuk mengenai bantuan perangkat digital seperti Interactive Flat Panel (IFP), menjadi perhatian serius kami agar benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk menciptakan ekosistem belajar yang interaktif di kelas, bukan sekadar pelengkap,” tegasnya.

Ia menambahkan, tantangan terbesar saat ini adalah membangun pemahaman yang merata terkait konsep deep learning dan digitalisasi pembelajaran kepada sekitar 16.000 guru di Kabupaten Subang. Oleh karena itu, penguatan MGMP menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi pendidikan secara masif dan berkelanjutan.

“Tantangan terbesar kita adalah bagaimana menanamkan pemahaman deep learning serta digitalisasi pembelajaran kepada sekitar 16.000 guru di Kabupaten Subang. Melalui penguatan MGMP, kami optimistis transformasi ini dapat berjalan secara masif. Kita ingin setiap guru mampu menyiapkan perencanaan pembelajaran yang baik sehingga tujuan pembelajaran berupa delapan dimensi profil lulusan dapat tercapai,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Heri juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Unsika yang telah berkontribusi melalui program PKM di Kabupaten Subang. Ia berharap kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan praktisi pendidikan di daerah dapat terus diperkuat.

“Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan dari Unsika melalui program pengabdiannya di Kabupaten Subang. Sinergi ini harus mampu menjangkau setiap sudut sekolah agar target roadmap 2025–2029 dapat tercapai demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Subang,” pungkasnya.(znl)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline8 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle9 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang10 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional12 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle13 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional14 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline14 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline16 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle17 jam lalu