Peringatan Hari AIDS Sedunia, KPA Subang: Perkuat Solidaritas Menuju Subang Tanpa HIV 2030

PASUNDANEKSPRES.ID - Peringatan Hari AIDS Sedunia Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2025 digelar di Alun-alun Subang, Minggu (14/12/2025).
Sekretaris I Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Subang, Drs. H. Tatang Abdul Kudus, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bertindak nyata menghadapi tantangan HIV dan AIDS yang terus berkembang.
Ia menegaskan, stigma dan diskriminasi masih menjadi hambatan terbesar bagi masyarakat dalam mengakses layanan pencegahan dan pengobatan.
“Kita harus mengakui bahwa stigma dan diskriminasi masih menjadi hambatan terbesar bagi banyak orang untuk mengakses layanan pencegahan dan pengobatan,” tegas Tatang kepada Pasundan Ekspres.
Pada momentum Hari AIDS Sedunia tersebut, Tatang juga menyampaikan empat pesan utama.
Pertama, meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui penyebaran informasi yang benar mengenai HIV dan AIDS, mulai dari cara penularan, pencegahan hingga pengobatan.
Kedua, menghapus stigma dan diskriminasi dengan membangun sikap kasih sayang, saling menghormati, dan memperlakukan semua orang secara setara.
Ketiga, lanjutnya, memperkuat solidaritas dengan memberikan dukungan nyata, baik secara moral maupun praktis, kepada orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) beserta keluarganya.
“Keempat, mendorong peran aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam upaya pencegahan dengan menghindari perilaku berisiko serta terlibat dalam kegiatan-kegiatan positif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Tatang menegaskan komitmen KPA Kabupaten Subang untuk mendukung target global mengakhiri epidemi AIDS pada tahun 2030.
Menurutnya, hal tersebut hanya dapat tercapai dengan menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang, saling mendukung, dan bebas dari rasa takut.
“Kemajuan ilmiah telah membawa kita jauh dengan akses pengobatan yang lebih baik, namun perjuangan belum selesai. Jutaan orang masih tertinggal karena identitas, lokasi, atau stigma. Kita punya tanggung jawab untuk memastikan tidak ada yang terlewatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, menyampaikan apresiasi kepada KPA Kabupaten Subang yang dinilai konsisten menjalankan peran koordinatif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di daerah.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, sejak tahun 1999 hingga Desember 2024 tercatat sebanyak 3.269 orang terdeteksi mengidap HIV dan AIDS. Adapun pada periode Januari hingga Agustus 2025, ditemukan 263 kasus baru.
“Data ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa upaya pencegahan, edukasi, serta penguatan layanan harus terus dilakukan secara berkelanjutan, terintegrasi, dan adaptif terhadap berbagai tantangan yang ada,” ujarnya.
Ia juga menilai kegiatan Fun Walk yang digelar dalam rangka Hari AIDS Sedunia ini sebagai sarana efektif untuk menyampaikan pesan solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan secara positif dan inklusif kepada masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga menjadi media edukasi publik, kampanye hidup sehat, serta upaya menghapus stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV,” jelasnya.
Dengan mengusung tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan Jaga Keberlanjutan Layanan HIV”, lanjut Asep, peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 di Kabupaten Subang diharapkan mampu mendorong inovasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Saya berharap sinergi ini terus terbangun dan terjaga, agar upaya pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Subang dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Mari kita bersama-sama menunjukkan komitmen menuju Subang tanpa HIV pada tahun 2030,” pungkasnya. (cdp/ded)
