Program MBG di Kelurahan Sukamelang di Subang Sasar 1.385 Penerima Manfaat

PASUNDANEKSPRES.ID - Kelurahan Sukamelang terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) bagi masyarakat.
Ketua Kader Kelurahan Sukamelang, Yati, menyampaikan bahwa saat ini penyaluran bantuan gizi dilakukan melalui beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan jumlah sasaran yang cukup besar dan tersebar di berbagai wilayah.
Yati menjelaskan, untuk sementara jumlah penerima manfaat dari Dapur SPPG 1 Sukamelang mencapai 360 orang. Sementara itu, SPPG 2 Sukamelang melayani sebanyak 352 penerima manfaat, dan SPPG 3 Sukamelang mencakup 460 penerima manfaat.
"SPPG Cigadung turut berkontribusi dengan jumlah sasaran sebanyak 213 orang,"ungkapnya.
Menurutnya, seluruh penerima manfaat tersebut merupakan kelompok prioritas yang telah ditetapkan dalam program MBG. Sasaran utama program ini adalah ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), serta balita non-PAUD yang membutuhkan asupan gizi seimbang secara rutin.
"Distribusi makanan dilakukan setiap hari Senin dan Kamis. Pada dua hari tersebut, menu yang diberikan berupa nasi lengkap dengan lauk pauk bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian penerima manfaat,"ucapnya.
Sementara itu, untuk hari Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu, menu yang disalurkan berupa makanan kering. Pola pengaturan menu ini dilakukan agar distribusi tetap berjalan optimal dan kebutuhan gizi penerima manfaat tetap terpenuhi secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaan di lapangan, para kader memiliki peran penting dalam proses distribusi. Yati menyampaikan, setiap kader mendapatkan insentif sebesar Rp1.000 untuk setiap satu sasaran yang dilayani, dengan besaran insentif disesuaikan dengan jumlah pengiriman yang dilakukan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pembayaran insentif bagi kader dilakukan setiap dua minggu sekali. Skema ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat kepada para kader agar terus menjalankan tugas pendistribusian dengan penuh tanggung jawab.
"Jadi total penyaluran dari seluruh SPPG yang dikirim ke Kelurahan Sukamelang mencapai 1.385 paket," ungkapnya.
Selanjutnya, para kader mengambil paket tersebut di kelurahan untuk kemudian didistribusikan langsung ke masing-masing sasaran di setiap RW sesuai wilayah tugas kader.
"Proses distribusi ini dilakukan secara terkoordinasi agar bantuan tepat sasaran dan diterima dalam kondisi baik. Para kader di setiap RW bertanggung jawab memastikan bahwa seluruh penerima manfaat mendapatkan haknya sesuai jadwal yang telah ditentukan," tuturnya.
Di akhir keterangannya, Yati menegaskan bahwa tujuan utama Program MBG adalah untuk memenuhi kebutuhan gizi harian bagi bumil, busui, dan balita non-PAUD.
“Kami berharap melalui program ini, anak-anak terhindar dari stunting dan kekurangan gizi, sehingga ke depannya dapat tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, dan ceria,” pungkasnya.(znl/ded)
