PUPR Subang Kebut Normalisasi Sungai dan Lining Irigasi, Puluhan Proyek Dikerjakan Sejak Juni

SUBANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Subang melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) mempercepat pelaksanaan puluhan proyek pembangunan lining irigasi, tembok penahan tanah (TPT) saluran, hingga normalisasi sungai di berbagai wilayah pada tahun anggaran 2026.
Seluruh pekerjaan tersebut telah berjalan sejak awal Juni 2026 sebagai upaya meningkatkan fungsi jaringan irigasi sekaligus mengurangi potensi banjir dan sedimentasi di sejumlah saluran.
PUPR Subang Program Berjalan Awal Juni 2026
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Subang, Juli Satia, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembangunan lining saluran irigasi, TPT saluran, serta normalisasi sungai maupun saluran sekunder.
"Kita mengerjakan lining atau TPT irigasi dan normalisasi-normalisasi sungai atau saluran sekunder. Kegiatannya sudah kita jalankan sejak awal Juni. Jadi memasuki semester kedua ini kegiatan sudah efektif," ujarnya.
Menurut Juli, nilai anggaran setiap kegiatan bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, disesuaikan dengan kebutuhan penanganan di masing-masing lokasi.
Untuk pembangunan lining, beberapa pekerjaan yang tengah dilaksanakan di antaranya lining Blok Abin Lingker Ujung di Desa Jatireja, Kecamatan Compreng; lining saluran irigasi Blok Ciparia di Kecamatan Subang; lining irigasi Blok Babakan Oded di Kampung Cisalak, Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe; lanjutan lining dan urugan di Desa Tanjung, Kecamatan Cipunagara; serta lining Blok Sawah Kerep di Desa Simpar.
Selain itu, Bidang SDA juga mengerjakan rehabilitasi saluran drainase di sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Jabong–Cidahu di Desa Jabong, Kecamatan Pagaden; Jalan Simpar–Kiarasari di Desa Kosambi, Kecamatan Cipunagara; Jalan Simpar–Kunir di Desa Simpar; serta Jalan Sompi–Ranggawulung di Kecamatan Subang.
Sementara untuk normalisasi sungai, pekerjaan dilakukan di beberapa titik seperti Sungai Cibanggala dan anak Sungai Cibanggala di Desa Cihambulu, Kecamatan Pabuaran; Saluran Sekunder Kalen Sedong dan Kalen Droak di Desa Jayamukti, Kecamatan Blanakan; Kali Mataram di Desa Pusakajaya; hingga Embung Taran di Desa Siluman, Kecamatan Pabuaran.
Melalui percepatan pembangunan tersebut, Dinas PUPR berharap sistem irigasi dan drainase di berbagai wilayah dapat berfungsi lebih optimal, mendukung kebutuhan pertanian, serta mengurangi risiko genangan maupun banjir saat musim hujan.(red)
