Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Rumah Sejarah di Kalijati Subang, Saksi Bisu Penyerahan Hindia Belanda kepada Jepang

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|13:29 WIB
Bagikan:
Rumah Sejarah di Kalijati Subang, Saksi Bisu Penyerahan Hindia Belanda kepada Jepang
Rumah Sejarah di Kalijati Subang, Saksi Bisu Penyerahan Hindia Belanda kepada Jepang

PASUNDAN EKSPRES.ID – Informasi mengenai rumah sejarah di Kalijati kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi pelajar, peneliti, hingga wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat salah satu lokasi penting dalam sejarah Indonesia.

Bangunan yang kini dikenal sebagai Museum Rumah Sejarah Kalijati merupakan saksi berlangsungnya Perjanjian Kalijati, yaitu penandatanganan penyerahan tanpa syarat pemerintah Hindia Belanda kepada Kekaisaran Jepang pada 8 Maret 1942.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu titik penting yang mengakhiri kekuasaan kolonial Belanda di Indonesia dan membuka babak baru masa pendudukan Jepang. 

Lokasi Dan Kisah Rumah Sejarah Di Kalijati

Museum Rumah Sejarah Kalijati berada di kawasan Lanud Suryadarma, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi Asosiasi Museum Indonesia, bangunan ini beralamat di Jalan Kalijati Barat, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang. 

Sementara informasi destinasi wisata menyebut lokasinya berada di Komplek Garuda E 25, Lanud Suryadarma, Desa Kalijati Barat, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang. 

Menurut penjelasan pemandu museum yang dikutip Detik Jabar, bangunan tersebut awalnya merupakan rumah dinas yang dibangun pada tahun 1917 sebagai tempat tinggal Perwira Staf Sekolah Penerbang Hindia Belanda di Pangkalan Udara Kalijati.

Setelah peristiwa penyerahan Belanda kepada Jepang, rumah tersebut tetap dipertahankan hingga akhirnya diresmikan menjadi Museum Rumah Sejarah pada 21 Juli 1986 atas prakarsa Komandan Lanud Kalijati saat itu, Letkol Pnb Ali BZE.

Berdasarkan informasi resmi, museum ini memiliki fokus utama pada pelestarian bangunan bersejarah serta penyampaian informasi mengenai Perjanjian Kalijati. 

Bangunan tersebut juga menjadi salah satu cagar budaya yang dijaga keberadaannya karena memiliki nilai historis tinggi bagi perjalanan bangsa Indonesia. 

Di dalam museum, pengunjung masih dapat melihat sejumlah ruangan yang dipertahankan sesuai kondisi aslinya.

Berdasarkan laporan tim lapangan Pasundan Ekspres, berbagai perlengkapan rumah peninggalan masa kolonial masih tersimpan, mulai dari ranjang, meja makan, kursi, lemari, perlengkapan dapur hingga kamar mandi yang telah menggunakan shower pada masanya.

Keaslian interior inilah yang menjadi salah satu daya tarik utama rumah sejarah di Kalijati bagi pengunjung.

Selain menyimpan bangunan asli, museum juga menjadi media edukasi sejarah.

Penelitian mengenai Museum Rumah Sejarah Kalijati yang dilakukan Ikhsan Ginanjar dari Universitas PGRI Yogyakarta menyebutkan bahwa museum memiliki potensi besar sebagai sumber belajar sejarah lokal, terutama karena menyajikan lokasi autentik tempat berlangsungnya salah satu peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. 

Penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa museum sering dimanfaatkan untuk kegiatan observasi, penelitian, dan kunjungan edukatif oleh berbagai kalangan pendidikan. 

Peran edukatif museum juga kembali mendapat perhatian pada tahun 2025 ketika Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan RI melakukan kunjungan ke Museum Rumah Sejarah Kalijati.

Dalam keterangan resmi TNI Angkatan Udara, Direktur Sejarah dan Permuseuman Prof. Dr. Agus Mulyana menyampaikan dorongan agar Rumah Sejarah Kalijati terus dikembangkan sebagai sarana edukasi sejarah bagi masyarakat dan generasi muda.

Ia juga mendorong promosi yang lebih luas agar museum dapat menjadi bagian dari paket wisata edukasi di Kabupaten Subang.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Subang melalui JDIH pernah mempublikasikan kunjungan Tim Perintis Museum Eretan ke Rumah Sejarah Kalijati untuk mempelajari pengelolaan museum sejarah.

Dalam publikasi tersebut dijelaskan bahwa tim melakukan survei, dokumentasi, serta wawancara dengan pemandu museum sebagai bagian dari studi pembentukan museum sejarah di Indramayu.

Hal tersebut menunjukkan bahwa rumah sejarah di Kalijati tidak hanya menjadi destinasi wisata sejarah, tetapi juga menjadi rujukan bagi pengembangan museum di daerah lain.

Hingga tahun 2026, Museum Rumah Sejarah Kalijati masih menjadi salah satu situs sejarah terpenting di Kabupaten Subang.

Keberadaan bangunan asli, ruang perundingan yang dipertahankan, serta berbagai informasi sejarah yang tersedia menjadikan museum ini sebagai salah satu destinasi edukasi yang banyak direkomendasikan bagi pelajar, mahasiswa, peneliti, maupun masyarakat yang ingin memahami lebih dalam perjalanan sejarah Indonesia pada masa Perang Dunia II.

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga13 menit lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang33 menit lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta53 menit lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang1 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional2 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang3 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional3 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional3 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline3 jam lalu