Sejarah Destinasi Wisata Hits Prikitiew Land di Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Komedian ternama Indonesia, Entis Sutisna atau yang lebih dikenal dengan nama Sule, kini menambah deretan kiprahnya di dunia bisnis dengan membuka destinasi wisata unik bernama Prikitiew Land di Subang, Jawa Barat.
Namun, siapa sangka, taman wisata ini ternyata berawal dari kisah investasi yang sempat gagal dan menyisakan utang.
Sule mengungkapkan bahwa awalnya Prikitiew Land merupakan milik temannya, Oni. Ia menanamkan investasi sekitar Rp2 miliar, namun bisnis tersebut tidak berjalan sesuai rencana.
“Prikitiew Land itu sebenarnya enggak sengaja. Jadi, awalnya punya teman gue, Oni. Gue invest ke dia kurang lebih Rp 2 miliar. Akhirnya invest itu enggak jalan dan jadi hutang,” ujar Sule pada Rabu (15/10).
Selama lebih dari satu tahun, uang yang diinvestasikan tidak juga kembali, hingga akhirnya Sule memutuskan mengambil alih tempat tersebut. Oni sempat berusaha menjual Taman Anggur miliknya untuk melunasi utang, namun tak kunjung laku.
“Akhirnya ada negosiasi, ‘Ini gimana, lu mau bayar apa enggak?’ Eh, malah akhirnya gue yang ambil alih tempatnya,” tutur Sule.
Dari Taman Anggur Jadi Wisata Keluarga Modern
Sebelum dirombak, area tersebut hanya memiliki kolam renang anak-anak dan beberapa spot foto sederhana. Kini, Sule mengubahnya menjadi taman wisata keluarga lengkap dengan kolam renang berair terjun, wahana hiburan, dan area rekreasi yang lebih luas.
“Kalau dulu cuma ada kolam renang buat anak-anak, taman, spot foto gitu. Sekarang gue tambahin kolam baru, air terjun, dan lain-lain,” kata Sule.
Meski awalnya hanya ingin menyelamatkan investasinya, Sule justru harus mengeluarkan biaya tambahan lebih besar untuk membangun fasilitas baru.
“Eh enggak tahunya malah lebih gede keluarnya, karena gue harus modal lagi,” ucapnya sambil tertawa mengenang proses pembangunan.
Sule Terlibat Langsung dalam Desain
Menariknya, Sule tidak hanya berperan sebagai investor, tetapi juga turun langsung dalam desain dan tata letak Prikitiew Land. Ia membuat sketsa lanskap sendiri agar sesuai dengan visinya.
“Semua gue gambar sendiri, termasuk landscape-nya. Kalau ada lahan kosong, gue benahi. Gue pengen tempat ini punya ciri khas,” ujarnya.
Sempat Kaget: Tanah Belum Dilunasi
Dalam proses pengambilalihan, Sule sempat dikejutkan oleh fakta bahwa lahan tempat berdirinya Prikitiew Land ternyata belum sepenuhnya dibayar oleh pemilik sebelumnya.
“Bahkan yang bikin gue kaget, setelah gue beli ternyata tanahnya belum dibayar. Tapi alhamdulillah sekarang semua sudah beres,” kata Sule lega.
Dikelola Sebagai Usaha Keluarga
Kini, Prikitiew Land resmi menjadi bisnis keluarga. Putrinya ditunjuk sebagai direktur, sementara Rizky Febian (Iky) berperan sebagai penasihat direktur untuk memberi sentuhan profesional dalam pengelolaan. Beberapa anggota keluarga lainnya juga turut membantu operasional sehari-hari.
“Setelah saya pegang, alhamdulillah semua sudah beres. Pada intinya tempat itu jadi usaha keluarga,” tutup Sule.
Dengan semangat baru dan dukungan keluarga, Prikitiew Land kini menjelma menjadi destinasi wisata keluarga yang unik di Subang.
