Sekolah Rakyat di Subang Ditargetkan Mulai Tahun 2026

SUBANG-Menunggu penyesuaian kurikulum dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang menargetkan program Sekolah Rakyat dapat mulai dilaksanakan pada 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Subang, Asep Nuroni, mengatakan tahap persiapan sudah dilakukan sejak sekarang, termasuk penyediaan sarana dan prasarana.
“Gedung Islamic Centre Subang akan dijadikan lokasi rintisan Sekolah Rakyat sambil menunggu pembangunan sekolah permanen,” ujarnya.
Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Subang sekaligus PIC Sekolah Rakyat, Deni Wiryanto, menambahkan pembangunan sekolah permanen masih terkendala lahan.
Beberapa kriteria yang ditetapkan, yakni luas minimal 5–10 hektare, memiliki kontur tanah yang baik, akses mudah, dimiliki Pemda dan bersertifikat, serta tidak dalam sengketa.
Menurut Deni, pemanfaatan Gedung Islamic Centre sebagai sekolah rintisan bersifat sementara agar program segera berjalan.
“Sekolah Rakyat Rintisan akan menampung 100 peserta didik dengan empat rombongan belajar setara SMP,” katanya.
Ia menegaskan Pemkab tetap mencari lahan untuk pembangunan sekolah permanen.
“Harapannya, dengan adanya sekolah rintisan, Subang bisa diprioritaskan pembangunan Sekolah Rakyat karena Kemensos sudah menambah menjadi 200 titik di tahun ajaran 2025/2026,” tuturnya.(fsl/ded)
