Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Syarat Calon Kepala Desa di Subang, Lengkap Beserta Persyaratan Administrasinya

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|17:00 WIB
Bagikan:
Syarat Calon Kepala Desa di Subang, Lengkap Beserta Persyaratan Administrasinya
Setiap bakal calon kepala desa di Kabupaten Subang wajib memenuhi persyaratan umum, melengkapi dokumen administrasi, serta mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan Pilkades yang berlaku.

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjadi kepala desa merupakan amanah besar yang membutuhkan kesiapan administrasi, pengalaman, serta komitmen untuk membangun desa. 

Oleh karena itu, setiap peserta yang ingin mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) wajib memenuhi sejumlah ketentuan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, termasuk Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Subang. 

Bagi Anda yang ingin mengetahui syarat calon kepala desa di Subang, berikut panduan lengkap mengenai persyaratan umum, dokumen administrasi, hingga ketentuan khusus yang perlu dipenuhi sebelum mendaftarkan diri sebagai bakal calon. 

Persyaratan Umum Calon Kepala Desa di Subang 

Setiap bakal calon kepala desa harus memenuhi sejumlah persyaratan dasar sebelum mengikuti tahapan Pilkades. 

1. Warga Negara Indonesia dan Berusia Minimal 25 Tahun 

Calon kepala desa wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah berusia paling sedikit 25 tahun pada saat melakukan pendaftaran. 

Ketentuan usia ini menjadi salah satu syarat utama dalam proses pencalonan. 

2. Pendidikan Minimal SMP atau Sederajat 

Persyaratan pendidikan paling rendah adalah Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat. 

Calon juga harus dapat membuktikan jenjang pendidikan melalui ijazah yang sah dan telah dilegalisasi sesuai ketentuan. 

3. Belum Menjabat Tiga Periode 

Seseorang tidak dapat mencalonkan diri kembali apabila telah menjabat sebagai kepala desa selama tiga kali masa jabatan, baik secara berturut-turut maupun tidak berturut-turut. 

4. Sehat Jasmani dan Rohani 

Bakal calon wajib memiliki kondisi kesehatan yang baik, dibuktikan melalui hasil pemeriksaan kesehatan dari rumah sakit yang ditunjuk sesuai ketentuan panitia. 

5. Memenuhi Persyaratan Hukum 

Calon kepala desa juga harus memenuhi sejumlah persyaratan hukum, antara lain: 

  • Berkelakuan baik. 
  • Tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara. 
  • Tidak sedang dicabut hak pilih berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. 
  • Tidak pernah dipidana penjara dengan ancaman hukuman lima tahun atau lebih, kecuali telah selesai menjalani pidana sekurang-kurangnya lima tahun sebelum pendaftaran serta mengumumkan statusnya secara terbuka kepada masyarakat sesuai ketentuan. 

6. Memegang Teguh Ideologi Negara 

Selain persyaratan administratif, calon kepala desa juga wajib: 

  • Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 
  • Memegang teguh Pancasila. 
  • Menjunjung Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 
  • Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Dokumen Administrasi yang Harus Disiapkan 

Selain memenuhi persyaratan umum, bakal calon kepala desa juga wajib melengkapi sejumlah dokumen administrasi. 

Dokumen Identitas 

Persiapkan dokumen berikut: 

  • Fotokopi KTP. 
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK). 
  • Fotokopi Akta Kelahiran atau Surat Kenal Lahir yang telah dilegalisasi. 

Ijazah Pendidikan 

Calon diwajibkan menyerahkan fotokopi ijazah mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan terakhir yang telah dilegalisasi oleh instansi berwenang. 

Surat Keterangan dari Pengadilan 

Dokumen ini digunakan untuk membuktikan bahwa calon: 

  • Tidak sedang dicabut hak pilihnya. 
  • Tidak sedang menjalani hukuman pidana. 

Surat Keterangan Sehat 

Surat kesehatan diterbitkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) atau fasilitas kesehatan sesuai ketentuan panitia penyelenggara Pilkades. 

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) 

SKCK asli diperlukan sebagai bukti bahwa calon memiliki catatan berkelakuan baik. 

Surat Pernyataan Bermeterai 

Calon juga wajib membuat surat pernyataan yang memuat beberapa komitmen, seperti: 

  • Bersedia dicalonkan sebagai kepala desa. 
  • Belum pernah menjabat kepala desa selama tiga periode. 
  • Setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI. 

Ketentuan Khusus Bagi Profesi Tertentu 

Beberapa profesi memiliki aturan tambahan apabila ingin mengikuti Pilkades. 

Anggota BPD 

Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) wajib mengundurkan diri dari jabatannya setelah resmi ditetapkan sebagai calon kepala desa. 

Perangkat Desa dan PNS 

Perangkat desa maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) diwajibkan mengajukan cuti sejak ditetapkan sebagai calon hingga seluruh tahapan pemilihan selesai. 

Selama masa pencalonan, mereka juga tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas pemerintah untuk kepentingan kampanye. 

Seleksi Jika Calon Lebih dari Lima Orang 

Kabupaten Subang menerapkan mekanisme seleksi tambahan apabila jumlah bakal calon dalam satu desa melebihi lima orang. 

Berdasarkan ketentuan Peraturan Bupati Subang, proses seleksi dilakukan menggunakan sistem pembobotan nilai yang meliputi beberapa aspek, yaitu: 

  • Pengalaman kerja di lembaga atau pemerintahan. 
  • Tingkat pendidikan. 
  • Usia. 
  • Nilai tes tertulis. 

Hasil pembobotan tersebut akan menentukan calon yang berhak mengikuti tahapan Pilkades berikutnya. 

Tips Sebelum Mendaftar Pilkades 

Agar proses pencalonan berjalan lancar, calon sebaiknya: 

  • Melengkapi seluruh dokumen sejak jauh hari. 
  • Memastikan semua fotokopi telah dilegalisasi sesuai ketentuan. 
  • Memeriksa masa berlaku SKCK dan surat kesehatan. 
  • Mengikuti seluruh jadwal serta tahapan yang ditetapkan panitia Pilkades. 

Dengan persiapan yang matang, proses verifikasi administrasi dapat berjalan lebih cepat. 

Memenuhi syarat calon kepala desa di Subang tidak hanya berkaitan dengan usia dan pendidikan, tetapi juga mencakup kelengkapan administrasi, rekam jejak hukum, kesehatan, hingga ketentuan khusus bagi profesi tertentu. Apabila jumlah pendaftar melebihi batas yang ditentukan, panitia juga akan melaksanakan seleksi tambahan berdasarkan sistem pembobotan nilai sesuai peraturan yang berlaku. 

Berita Terbaru

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle42 menit lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle1 jam lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga1 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang2 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional2 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional3 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang3 jam lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional4 jam lalu
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional4 jam lalu