Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

2.646 Balita di Subang Stunting, Dinkes Lakukan Upaya Pencegahan Lewat Layanan Kesehatan Dasar

Z
Zaenal AbidinEditor: Dobi Maulana
|13:21 WIB
Bagikan:
2.646 Balita di Subang Stunting, Dinkes Lakukan Upaya Pencegahan Lewat Layanan Kesehatan Dasar
PERSOALAN STUNTING: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Dwinan menjelaskan persoalan stunting di ruang kerjanya. (ZAENAL ABIDIN/PASUNDAN EKSPRES)

PASUNDANEKSPRES.ID - Persoalan stunting masih menjadi tantangan di Kabupaten Subang. Hingga Triwulan II 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat sebanyak 2.646 balita masih mengalami stunting.

Untuk mencegah munculnya kasus baru, Dinkes memperkuat upaya pencegahan melalui layanan kesehatan dasar, program Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta pendampingan sejak masa kehamilan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Dwinan, mengatakan angka tersebut setara dengan 3,36 persen balita yang terdata di Kabupaten Subang. Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya difokuskan kepada anak yang telah mengalami gangguan pertumbuhan, tetapi juga dilakukan sejak dini melalui berbagai program pencegahan.

"Target kami bukan hanya menurunkan angka stunting, tetapi memastikan tidak ada lagi anak yang masuk kategori stunting baru. Pencegahan harus dimulai sejak remaja putri, calon ibu, masa kehamilan, hingga anak lahir dan tumbuh kembangnya dipantau secara berkala," ujar Dwinan kepada Pasundan Ekspres.

Ia menjelaskan, salah satu strategi yang terus diperkuat adalah pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang merupakan program pemerintah pusat. Melalui program tersebut, masyarakat dari berbagai kelompok usia dapat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis di seluruh puskesmas di Kabupaten Subang.

Menurutnya, pemeriksaan dalam program CKG meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, kadar gula darah, hingga skrining penyakit seperti tuberkulosis (TBC). Data hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar pemantauan kondisi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia.

"Kami ingin seluruh masyarakat terpantau kesehatannya. Dari hasil pemeriksaan itu kami bisa mengetahui siapa yang mengalami hipertensi, gula darah tinggi, hingga kondisi pertumbuhan anak. Semua akan ditindaklanjuti oleh puskesmas sehingga penanganannya bisa lebih cepat," jelasnya.

Selain pelayanan di fasilitas kesehatan, Dinkes juga menerapkan strategi jemput bola. Petugas puskesmas aktif mendatangi berbagai kegiatan masyarakat, desa, sekolah, posyandu, hingga lingkungan RT dan RW untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Setiap puskesmas juga didorong menghadirkan inovasi pelayanan agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan.

Dalam upaya pencegahan stunting, Dinkes Kabupaten Subang juga mengembangkan berbagai inovasi, salah satunya melalui Gerakan Lima Langkah Cegah Stunting yang telah diterapkan di sejumlah puskesmas.

Program tersebut berfokus pada edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan anak, pendampingan ibu hamil, pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri, serta penguatan peran keluarga dalam menjaga kesehatan anak.

"Maka penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan semata. Kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah desa, kecamatan, kader posyandu, sekolah, hingga masyarakat menjadi kunci agar setiap anak mendapatkan asupan gizi, pelayanan kesehatan, dan pemantauan tumbuh kembang secara optimal," tegasnya.

Meski masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan anggaran dan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang memastikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

"Dengan sinergi seluruh pihak serta penguatan program promotif dan preventif, kami optimistis angka stunting di Kabupaten Subang akan terus menurun dan target menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, serta bebas stunting dapat tercapai," pungkasnya. (znl/ysp)

Berita Terbaru

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Headline18 menit lalu
Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Headline1 jam lalu
Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle1 jam lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle2 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga3 jam lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle3 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang4 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang4 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional5 jam lalu