Tradisi Kirab Tumpeng Mapag Sri Desa Rangdu

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Desa Rangdu, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, menggelar tradisi Kirab Tumpeng Sega Kuning dalam rangka Mapag Sri sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen dan keberkahan yang diterima masyarakat.
Kirab dipimpin langsung Kepala Desa Rangdu, Dunengsih, didampingi Sekretaris Desa Herman Suherman, Wakil Ketua BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur masyarakat lainnya.
Iring-iringan peserta yang mengenakan pakaian adat Sunda berjalan membawa sejumlah tumpeng berisi aneka makanan dari rumah kepala desa menuju Pendopo Kantor Desa Rangdu untuk selanjutnya mengikuti acara syukuran bersama.
Kepala Desa Rangdu, Dunengsih, mengatakan tradisi tersebut bertujuan melestarikan adat istiadat leluhur sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas.
“Tujuan utamanya untuk melestarikan tradisi budaya yang sudah turun-temurun di Desa Rangdu. Melalui kegiatan ini juga kami berharap dapat menarik wisatawan lokal maupun luar daerah,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Tradisi Mapag Sri Digelar Dengan Nuansa Religius
Menurutnya, tradisi Mapag Sri digelar dengan nuansa religius dan budaya yang sarat makna serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat desa.
Tradisi tersebut juga mencerminkan nilai gotong royong dan solidaritas warga yang terus dijaga sebagai bagian dari warisan budaya lokal.
Sebagai rangkaian kegiatan Mapag Sri, Pemerintah Desa Rangdu turut menggelar pertunjukan wayang kulit yang diharapkan membawa kedamaian dan kemakmuran bagi masyarakat. (dan/ded)
