Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

40 Juta Data Pemilu Terbocor, China Dituduh sebagai Penyebab Utama

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|14:48 WIB
Bagikan:
40 Juta Data Pemilu Terbocor, China Dituduh sebagai Penyebab Utama
Foto: ilustrasi serangan siber via Screenshot Freepik

PASUNDAN EKSPRES -  Data Pemilu Inggris telah mengalami kebocoran yang disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Inggris, Oliver Dowden, yang menyalahkan China atas kejadian tersebut.

Insiden ini terjadi pada tahun 2021 dan memengaruhi sekitar 40 juta pemilih Inggris sebagai akibat dari serangan siber yang diduga berasal dari China.

Pernyataan Dowden disampaikan di hadapan anggota parlemen pada hari Senin kemarin waktu lokal.

Menurutnya, data pemilih jatuh ke tangan peretas yang diduga bekerja untuk pemerintah China.

BACA JUGA:Telkomsat Memberikan Pemahaman tentang Starlink, Justifikasi Kolaborasi, dan Kompetisi

Dia juga menegaskan bahwa pemerintah Inggris akan bertindak tanpa ragu jika tuduhannya terbukti benar.

"Pemerintah Inggris tidak akan ragu untuk mengambil tindakan yang tegas jika pemerintah China terbukti mengancam kepentingan Inggris," katanya, seperti dilaporkan oleh Slashdot pada Selasa 26 Maret 2024.

Pusat Keamanan Siber Nasional (NCSC) juga mengomentari masalah ini, tidak menutup kemungkinan bahwa peretas dari China dapat menjadi pelaku di balik insiden yang terjadi tiga tahun lalu.

Menurut NCSC, para peretas dapat mengakses dan mengambil email serta data pribadi lainnya dari daftar pemilih selama serangan berlangsung.

Meskipun kejadian itu terjadi pada tahun 2021, kebocoran tersebut tidak terdeteksi hingga satu tahun kemudian, baru diungkap kepada publik pada tahun 2023.

Komisi Pemilihan Lokal menjelaskan bahwa data 40 juta pemilih yang terkena dampak termasuk pemilih antara tahun 2014 hingga 2022, serta pemilih dari luar negeri.

Dalam kesimpulan, kebocoran data pemilih sebesar 40 juta menjadi peringatan penting akan rentannya infrastruktur digital kita terhadap serangan cyber yang terus berkembang. Tudingan terhadap China sebagai biang kerok menyiratkan perlunya upaya bersama untuk meningkatkan keamanan cyber secara global.

BACA JUGA:Kondisi Darurat Judi Online di RI, Kominfo Blokir 1 Juta Konten

Hanya dengan kerja sama dan langkah-langkah proaktif, kita dapat menghadapi tantangan ini dengan efektif dan melindungi kepentingan nasional serta data pribadi masyarakat dari ancaman yang semakin kompleks dan canggih di dunia digital saat ini.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle3 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat5 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang5 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang5 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang5 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang5 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang5 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang5 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang5 jam lalu