Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ratusan Jabatan Struktural di Pemda KBB Masih Kosong

I
Ijang Samsu RijalEditor: Yusup Suparman
|09:43 WIB
Bagikan:
Ratusan Jabatan Struktural di Pemda KBB Masih Kosong
FOTO ILUSTRASI. - IJANG SAMSU RIJAL/PASUNDAN EKSPRES

BANDUNG BARAT – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bandung Barat (KBB), kondisi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat masih menyisakan pekerjaan rumah besar. Ratusan jabatan strategis yang hingga kini belum terisi pejabat definitif dinilai menjadi alarm serius bagi efektivitas pemerintahan dan pelayanan publik.

Kabupaten Bandung Barat (KBB)

Berdasarkan data yang dihimpun, lebih dari 70 jabatan struktural pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih kosong dan dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt). Kondisi tersebut terjadi di berbagai instansi, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang hingga saat ini masih memiliki sedikitnya tiga posisi kepala bidang yang belum terisi definitif.

Kekosongan jabatan semakin mencolok di sektor pendidikan. Tercatat sekitar 315 posisi kepala sekolah di Kabupaten Bandung Barat masih dijabat oleh Plt dan belum memiliki pejabat definitif.

Situasi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat sebagian jabatan telah kosong selama berbulan-bulan, bahkan mendekati satu tahun tanpa kejelasan proses pengisian.

Ketua Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB), Yacob Anwar Lewi, menilai kondisi tersebut tidak dapat dianggap sebagai hal yang wajar.

"Ini tidak normal. Ada puluhan bahkan ratusan jabatan yang kosong hampir satu tahun dan belum juga terisi. Kondisi seperti ini tentu menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat," ujar Yacob, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, kekosongan jabatan dalam jangka waktu yang lama berpotensi menghambat efektivitas birokrasi, terutama dalam proses pengambilan keputusan serta pelaksanaan program dan kebijakan pemerintah daerah.

Ia mempertanyakan lambannya proses pengisian jabatan tersebut dan meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat.

"Ada apa sebenarnya? Kalau kondisi ini terus dibiarkan, tentu masyarakat akan bertanya-tanya. Sulit diterima jika ratusan posisi strategis dibiarkan kosong dalam waktu yang sangat lama," katanya.

Yacob mendesak Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama Tim Penilai Kinerja (TPK) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) segera mengambil langkah konkret untuk menuntaskan persoalan tersebut.

Meski demikian, ia mengingatkan agar proses pengisian jabatan tetap mengedepankan prinsip profesionalisme dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, kepangkatan, kinerja, serta kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan jabatan.

"Pengisian harus segera dilakukan, tetapi tetap berdasarkan aturan dan kompetensi. Jangan sampai karena ingin cepat, justru mengabaikan kualitas sumber daya manusia yang ditempatkan," tegasnya.

Sebagai perbandingan, Yacob menyebut sejumlah daerah di sekitar Bandung Barat telah beberapa kali melaksanakan rotasi, mutasi, promosi jabatan hingga mekanisme open bidding tanpa menimbulkan persoalan berarti.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tidak lagi menunda proses pengisian jabatan yang kosong demi menjaga kualitas tata kelola pemerintahan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

"Jabatan-jabatan yang kosong harus segera diisi. Ini menyangkut kualitas pemerintahan dan pelayanan publik. Jangan sampai masyarakat menjadi pihak yang dirugikan akibat lambannya pengambilan keputusan," pungkasnya.(ijr/ysp)

Berita Terbaru

Ampetra Segera Deklarasi, Bawa Misi Advokasi dan Edukasi Warga

Ampetra Segera Deklarasi, Bawa Misi Advokasi dan Edukasi Warga

Purwakarta7 menit lalu
KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, Cari Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, Cari Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

Nasional29 menit lalu
Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Lifestyle1 jam lalu
Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional12 jam lalu
ADVERTISEMENT
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang12 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang12 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang13 jam lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang13 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional14 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang15 jam lalu