Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

22 Tahun Mengabdi ke Negara, Saripudin Akhirnya Dilantik jadi PPPK di Subang

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:00 WIB
Bagikan:
22 Tahun Mengabdi ke Negara, Saripudin Akhirnya Dilantik jadi PPPK di Subang
BERSYUKUR: Saripudin (57), warga Kelurahan Sukamelang dilantik jadi PPPK Paruh Waktu. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Pada pelantikan ribuan peserta yang mengikuti pelantikan PPPK Paruh Waktu di Subang, Kamis (28/11/2025), terdapat satu sosok yang menarik perhatian.

Saripudin (57), warga Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang, akhirnya menghirup napas lega setelah 22 tahun mengabdi tanpa pernah sekalipun mangkir dan kini resmi dilantik menjadi PPPK.

Dengan suara bergetar menahan haru, Saripudin menceritakan perjalanan panjangnya sebagai pegawai honorer sejak tahun 2003.

“Karena saya sudah masuk data dari 2003, dan tidak pernah mangkir selama 22 tahun dengan regulasi yang saya ikuti sampai sekarang alhamdulillah,” ujarnya kepada wartawan.

Padahal, masa tugasnya sebagai aparatur tinggal menghitung hari. “Walaupun cuma 9 bulan lagi pensiun,” katanya sambil tersenyum tipis.
Saripudin menegaskan, proses pendaftarannya sebagai PPPK murni mengikuti mekanisme resmi melalui kepegawaian dinas terkait.
“Prosedur daftar PPPK kita melalui kepegawaian dinas masing-masing,” jelasnya.

Pria yang telah mengabdi sejak 1997 itu menolak praktik kecurangan.

“Saya dari dulu berjalan sesuai aturan, gak mau main uang apa. Makanya baru bisa dilantik,” tuturnya.

Karir Saripudin dimulai pada era BIPP tahun 1997. Ia kemudian mengabdi di berbagai unit hingga penempatan terakhir di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang.

“Saya tugas awal tahun 1997 dulu waktu BIPP sampai sekarang terakhir Dinas Ketahanan Pangan,” ujarnya.

Kini, di usianya yang menjelang pensiun, Saripudin menjalankan tugas sebagai penjaga malam.

“Sekarang saya di Dinas Ketahanan Pangan piket jaga malam, dulunya bawa mobil jadi sopir kepala dinas,” katanya.

Dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, ia mengaku hanya menerima penghasilan sekitar Rp 1 juta per bulan.

“Untuk saat ini saya terima gaji Rp 1 juta per bulan,” ucapnya.

Meski baru merasakan status PPPK di penghujung masa kerjanya, Saripudin mengaku tetap bersyukur. Ia berharap keputusan pemerintah melantik ribuan PPPK ini menjadi awal perubahan taraf hidup bagi dirinya dan rekan-rekan sesama honorer.

“Mudah-mudahan saya berharap ada taraf hidup lebih baik dan untuk semua teman-teman juga ada perbaikan. Kita cuma berusaha,” tutupnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle27 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga36 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu