22 Tahun Mengabdi ke Negara, Saripudin Akhirnya Dilantik jadi PPPK di Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Pada pelantikan ribuan peserta yang mengikuti pelantikan PPPK Paruh Waktu di Subang, Kamis (28/11/2025), terdapat satu sosok yang menarik perhatian.
Saripudin (57), warga Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang, akhirnya menghirup napas lega setelah 22 tahun mengabdi tanpa pernah sekalipun mangkir dan kini resmi dilantik menjadi PPPK.
Dengan suara bergetar menahan haru, Saripudin menceritakan perjalanan panjangnya sebagai pegawai honorer sejak tahun 2003.
“Karena saya sudah masuk data dari 2003, dan tidak pernah mangkir selama 22 tahun dengan regulasi yang saya ikuti sampai sekarang alhamdulillah,” ujarnya kepada wartawan.
Padahal, masa tugasnya sebagai aparatur tinggal menghitung hari. “Walaupun cuma 9 bulan lagi pensiun,” katanya sambil tersenyum tipis.
Saripudin menegaskan, proses pendaftarannya sebagai PPPK murni mengikuti mekanisme resmi melalui kepegawaian dinas terkait.
“Prosedur daftar PPPK kita melalui kepegawaian dinas masing-masing,” jelasnya.
Pria yang telah mengabdi sejak 1997 itu menolak praktik kecurangan.
“Saya dari dulu berjalan sesuai aturan, gak mau main uang apa. Makanya baru bisa dilantik,” tuturnya.
Karir Saripudin dimulai pada era BIPP tahun 1997. Ia kemudian mengabdi di berbagai unit hingga penempatan terakhir di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang.
“Saya tugas awal tahun 1997 dulu waktu BIPP sampai sekarang terakhir Dinas Ketahanan Pangan,” ujarnya.
Kini, di usianya yang menjelang pensiun, Saripudin menjalankan tugas sebagai penjaga malam.
“Sekarang saya di Dinas Ketahanan Pangan piket jaga malam, dulunya bawa mobil jadi sopir kepala dinas,” katanya.
Dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, ia mengaku hanya menerima penghasilan sekitar Rp 1 juta per bulan.
“Untuk saat ini saya terima gaji Rp 1 juta per bulan,” ucapnya.
Meski baru merasakan status PPPK di penghujung masa kerjanya, Saripudin mengaku tetap bersyukur. Ia berharap keputusan pemerintah melantik ribuan PPPK ini menjadi awal perubahan taraf hidup bagi dirinya dan rekan-rekan sesama honorer.
“Mudah-mudahan saya berharap ada taraf hidup lebih baik dan untuk semua teman-teman juga ada perbaikan. Kita cuma berusaha,” tutupnya.(cdp/ysp)
