Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

45 Tahun Beralaskan Tanah, Lapang EduLife SDN Karangbagja Kini Dicor

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:20 WIB
Bagikan:
45 Tahun Beralaskan Tanah, Lapang EduLife SDN Karangbagja Kini Dicor
Grand Launching Sekolah Ekologi dan Peresmian Pengecoran Lapang EduLife SDN Karangbagja pada Selasa (15/9/2026).(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Lebih dari empat dekade, lapangan SDN Karangbagja, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, masih beralaskan tanah. Saat kemarau, debu mudah beterbangan. Ketika hujan datang, lapangan berubah menjadi becek.

Kini, kondisi itu berubah. Setelah sekitar 45 tahun, lapangan SDN Karangbagja mulai memiliki permukaan cor yang digunakan untuk mendukung aktivitas siswa. Perubahan tersebut diperkenalkan melalui Grand Launching Sekolah Ekologi dan Peresmian Pengecoran Lapang EduLife SDN Karangbagja, Selasa (15/9/2026).

Ketua Pelaksana Pembangunan sekaligus Grand Launching Sekolah Ekologi, Saripudin Bahari alias Kang Baip, mengatakan pembangunan lapangan tersebut merupakan salah satu wujud syukur sekaligus hasil kerja sama berbagai pihak.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan Grand Launching. Ini salah satu wujud syukur kita. Setelah sekitar 45 tahun, tanah lapang SDN Karangbagja yang selama ini beralaskan tanah akhirnya bisa menjadi lapangan yang nyaman, bersih dan indah untuk anak-anak,” ujar Kang Baip.

Menurutnya, kondisi lapangan selama puluhan tahun cukup mengganggu aktivitas siswa. Debu mudah beterbangan ketika musim kemarau, sedangkan saat hujan lapangan menjadi becek dan membuat lingkungan sekolah kotor.

Terwujudnya lapangan tersebut tidak terlepas dari inovasi dan kerja keras para guru yang dipimpin kepala sekolah serta kolaborasi bersama Komite Sekolah. Dukungan juga datang dari orang tua siswa, masyarakat Dusun Cingengah dan para donatur dari luar lingkungan sekolah.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur, baik dari orang tua murid, masyarakat Dusun Cingengah maupun dari luar lingkungan sekolah yang ikut bersumbangsih untuk pendidikan di SDN Karangbagja,” katanya.

Keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan pembangunan sarana sekolah. Jumlah siswa SDN Karangbagja saat ini sekitar 80 orang sehingga anggaran pemeliharaan sekolah yang diterima juga terbatas.

Sebagian dukungan pembangunan berasal dari anggaran pemeliharaan sekolah sebesar 20 persen. Selebihnya diperkuat melalui partisipasi masyarakat dan para donatur.

“Ini bisa terwujud nyata hasil dari kolaborasi, hasil kerja keras, sabilulungan dan gotong royong orang tua murid, masyarakat Dusun Cingengah serta para donatur dari luar,” ungkapnya.

SDN Karangbagja Mengembangkan Gagasan Sekolah Ekologi

Di tengah perubahan lapangan tersebut, SDN Karangbagja juga mengembangkan gagasan Sekolah Ekologi dengan konsep belajar dari alam untuk kehidupan. Salah satu program yang akan dikembangkan adalah tatanen, yakni kegiatan bercocok tanam yang melibatkan siswa secara langsung.

“Sekolah Ekologi ini gagasannya adalah belajar dari alam untuk kehidupan. Nanti ada program tatanen, anak-anak akan bercocok tanam dan mengembangkan pembelajaran dengan alam,” jelasnya.

Lingkungan sekitar SDN Karangbagja menjadi bagian dari gagasan tersebut. Alam tidak hanya menjadi lingkungan sekolah, tetapi juga digunakan sebagai bagian dari proses pendidikan.

Grand Launching tersebut turut dihadiri Kepala K3S SD Kecamatan Jalancagak, Pengawas Bina Jalancagak Ade Mulyadin, Plt Kepala SDN Karangbagja Dadan Hermawan, unsur TNI/Polri serta sejumlah pihak lainnya. (hdi/ysp)

Berita Terbaru

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta7 menit lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta17 menit lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional1 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat2 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang2 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional2 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga3 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional3 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga3 jam lalu