Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPRD Purwakarta Dukung DPMPTSP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan SLHS SPPG

M
MaldiansyahEditor: Asep
|10:02 WIB
Bagikan:
DPRD Purwakarta Dukung DPMPTSP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan SLHS SPPG
RAPAT DENGAR PENDAPAT: Komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Koordinator Wilayah BGN Purwakarta, Seluruh Koordinator Kecamatan SPPG, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta di Ruang Rapat DPRD Purwakarta, Rabu (16/9). Maldiansyah/Pasundan Ekspres

PURWAKARTA-Komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Rabu (16/9) untuk membahas isu dugaan pemalsuan SLHS SPPG dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Purwakarta tersebut dihadiri Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Purwakarta, seluruh Koordinator Kecamatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta.

Langkah tegas ini dipicu atas terbongkarnya dugaan pemalsuan dokumen SLHS oleh okmalnum tidak bertanggung jawab. Dari total 158 SLHS yang terdata pada SPPG, terdeteksi lebih dari enam sertifikat yang terindikasi palsu.

Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta, Ricky Syamsul Fauzi, menegaskan bahwa Dinas Kesehatan daerah tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk dokumen bermasalah tersebut. Pihaknya pun mendukung penuh langkah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) selaku instansi yang dirugikan untuk menempuh jalur hukum. "Sesuai dengan peraturan perundang-undangan, pemalsuan berkas harus dilaporkan. Kami mendukung DPMPTSP untuk melapor, dan informasi dari Dinas Kesehatan menyebutkan kasus ini sudah berproses di pihak kepolisian," ujar Ricky, Rabu(16/09).

Selain mengusut dugaan dokumen palsu, Komisi IV DPRD Purwakarta meminta Dinas Kesehatan memperketat proses penerbitan SLHS.  Ricky menekankan agar kelayakan standar tidak hanya ditinjau dari indikator fisik sederhana seperti tata kelola ruang bersih dan kotor, melainkan wajib menerapkan sistem Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

Penerapan HACCP dinilai vital untuk mengendalikan bahaya biologis (bakteri), kimia (racun), dan fisik dari hulu ke hilir mulai dari belanja bahan, pencucian, pemotongan, pemrosesan, hingga penyajian. Setiap dapur SPPG juga diharapkan memiliki tim khusus manajemen mutu serta mengantongi sertifikasi halal. "Pemerintah berhak memutuskan operasional dapur atau melakukan suspend terhadap fasilitas yang tidak mengantongi SLHS, HACCP, dan sertifikat halal. Kami tidak ingin SLHS terbit terlalu mudah tanpa mengindahkan substansi keselamatan pangan," tegas Ricky.

Melalui RDP ini, Komisi IV DPRD Purwakarta memastikan pengawasan ketat terhadap seluruh standar pelayanan SPPG demi menjamin keutuhan mutu dan keamanan porsi makanan bergizi bagi masyarakat.(mas/sep)

Berita Terbaru

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang6 menit lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang8 menit lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang11 menit lalu
Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Subang15 menit lalu
ADVERTISEMENT
DPRD Purwakarta Dukung DPMPTSP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan SLHS SPPG

DPRD Purwakarta Dukung DPMPTSP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan SLHS SPPG

Purwakarta17 menit lalu
Program Subang Leucir Ditargetkan Selesai pada 2027, DPRD Soroti Kebutuhan Anggaran

Program Subang Leucir Ditargetkan Selesai pada 2027, DPRD Soroti Kebutuhan Anggaran

Subang20 menit lalu
Debit Dua Sumber Mata Air PDAM Purwakarta Turun 60 Persen

Debit Dua Sumber Mata Air PDAM Purwakarta Turun 60 Persen

Purwakarta22 menit lalu
Sambang Warga, Kapolsek Plered Imbau Jaga Kamtibmas

Sambang Warga, Kapolsek Plered Imbau Jaga Kamtibmas

Purwakarta34 menit lalu
Persib Bikin Sejarah di Korea! FC Seoul Dibungkam, Maung Bandung Ukir Rekor di ACL Two

Persib Bikin Sejarah di Korea! FC Seoul Dibungkam, Maung Bandung Ukir Rekor di ACL Two

Olahraga42 menit lalu
Jalan Braga Berubah Jadi Lautan Kuning! Tabebuya Bermekaran, Bandung Makin Instagramable Pekan Ini

Jalan Braga Berubah Jadi Lautan Kuning! Tabebuya Bermekaran, Bandung Makin Instagramable Pekan Ini

Lifestyle52 menit lalu