Cara Meriahkan Hari Santri Nasional, SD IT Miftahul Ulum Gelar Khitanan Massal dan Pentas Seni

PASUNDANEKSPRES.ID - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 tahun 2025, SD IT Miftahul Ulum menyelenggarakan kegiatan khitanan massal dan pentas seni yang berlangsung meriah di lingkungan sekolah, Rabu (22/10/2025).
Kemeriahan acara ini diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan siswa, guru, orang tua, serta masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Dalam rangka HSN kali ini, SD IT Miftahul Ulum mengangkat tema “Meneladani Santri, Membangun Generasi Sehat dan Berakhlak.” Kegiatan diisi dengan berbagai penampilan seni dari siswa-siswi serta pelaksanaan khitanan massal bagi 12 anak dari masyarakat sekitar.
Kepala SD IT Miftahul Ulum, Mulyana, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, tahun ini menjadi momentum spesial karena sekolah dapat berkontribusi langsung bagi masyarakat melalui kegiatan sosial.
“Alhamdulillah, khitanan massal kali ini diikuti oleh 12 anak dari masyarakat sekitar. Semua kebutuhan peserta difasilitasi oleh pihak sekolah sebagai bentuk pelayanan sosial dan perhatian terhadap kesehatan masyarakat,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Ia menambahkan, seluruh biaya kegiatan khitanan massal berasal dari hasil infak para santri dan santriwati yang dikumpulkan setiap hari Jumat, serta dukungan dari para donatur, orang tua siswa, instansi, dan lembaga yang peduli.
Mulyana berharap kegiatan sosial seperti ini dapat menjadi agenda rutin tahunan setiap memperingati Hari Santri Nasional, dengan jumlah peserta yang semakin banyak di tahun-tahun mendatang.
“Maka dari itu, kegiatan ini memiliki nilai manfaat yang besar dan menjadi ladang keberkahan bagi seluruh santri yang turut berinfak,” ungkapnya.
Kemudian, Ketua Yayasan Miftahul Ulum, Yayan Setiawan, juga menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menilai program khitanan massal dan pentas seni merupakan bentuk nyata dari kepedulian yayasan terhadap masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, perkembangan kegiatan sosial ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan bantuan seperti rumah layak huni dan khitanan massal,” ujarnya.
Yayan berharap, dukungan para donatur dan masyarakat terus mengalir sehingga kegiatan sosial ini dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberi dampak luas, khususnya bagi warga Kelurahan Sukamelang dan umumnya masyarakat Kabupaten Subang.
Sementara itu, perwakilan DKM Masjid Blok 7 Perumnas Subang, Rizamin, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang digagas oleh SD IT Miftahul Ulum.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya memperingati Hari Santri, tetapi juga menumbuhkan nilai gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Semoga sinergi antara sekolah, yayasan, dan masyarakat terus terjalin untuk membangun generasi yang sehat, berakhlak, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.
Kegiatan Hari Santri Nasional di SD IT Miftahul Ulum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga wujud nyata pengamalan nilai-nilai keislaman dan sosial.(adv/znl/ysp)
