Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Harga Beras Melambung Naik dan Langka di Pasaran, Aprindo Ungkap Penyebabnya

I
Inessia Nabila MEditor: Yusup Suparman
|10:59 WIB
Bagikan:
Harga Beras Melambung Naik dan Langka di Pasaran, Aprindo Ungkap Penyebabnya
Aprindo mengungkap penyebab harga beras melambung naik dan langka di pasaran. (Pixabay allybally4b)

PASUNDAN EKSPRES - Aprindo mengungkap penyebab harga beras melambung naik dan langka di pasaran.

Baru-baru ini, masyarakat tengah kesulitan mencari beras di sejumlah pasar maupun retail modern akibat harga beras yang tiba-tiba naik dan langka.

Masyarakat pun banyak mengeluhkan kelangkaan beras di sejumlah pasar dan retail modern menjelang Pemilu 2024 dan bulan Ramadhan mendatang.

Menurut Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia), mereka mengklaim tengah mengalami kesulitan untuk mendapat supply beras yang disebabkan ketidakseimbangan antara supply (penawaran) dan demand (permintaan).

"Situasi dan kondisi yang tidak seimbang antara supply dan demand inilah yang mengakibatkan kenaikan HET beras pada pasar retail modern dan pasar rakyat (pasar tradisional)," ungkap Roy N Mandey selaku Ketua Umum Aprindo yang dikutip pada Selasa, 13 Februari 2024.

Oleh karena itu, para peritel terpaksa menjual komoditas bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng di atas harga eceran tertinggi (HET) lantaran mendapat harga yang tinggi dari produsen.

Diketahui, beras premium yang mengalami kelangkaan di pasar dan retail modern merupakan beras premium 5 kg.

Ketua Umum Aprindo itu mengatakan para produsen telah menaikkan harga beli sebesar 20-35 persen di atas HET sejak seminggu terakhir, sehingga peritel juga harus menaikkan harga jual.

Peritel juga mengaku sulit untuk menjual beras premium dengan harga murah, jika dari produsen harga beras sudah tinggi sehingga mereka menahan diri untuk menyetok beras premium.

"Sebagian besar peritel itu tidak mau membeli beras sekarang, karena harga mahal (dari produsen)," katanya.

Adanya kenaikan harga sejumlah bahan pokok dari produsen ini mengakibatkan terjadinya kekosongan atau kelangkaan di sejumlah pasar dan ritel modern di Indonesia.

Jika masih terjadi kelangkaan di kemudian hari, dikhawatirkan terjadi panic buying atau pembelian secara berlebihan di masyarakat.

Aprindo pun meminta pemerintah untuk merelaksasi HET dan harga acuan lainnya agar peritel dapat membeli bahan pokok dari produsen. (inm)

Berita Terbaru

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat1 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta1 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang1 jam lalu
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang2 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline3 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline3 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline4 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle5 jam lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline6 jam lalu